Terpilih Jadi Mapres UI 2020, Ini Prestasi Dizza dan Jean
Rabu, 02 September 2020 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Dizza mengatakan sebelum memutuskan untuk mengikuti pilmapres UI 2020, kesibukan menjadi mahasiswa selama 3 tahun cukup beragam. Di tingkat fakultas, Dizza pernah menjadi anggota BEM FISIP UI dan menjadi Project Officer dari Olimpiade Ilmiah Mahasiswa (OIM) FISIP UI. Dizza juga mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UI MUN Club, yang membuatnya rajin mengikuti lomba serta konferensi di tingkat nasional, regional dan bahkan internasional.
“Saya mengikuti berbagai kompetisi seperti di Bali; Maastricht, Belanda; hingga Boston, Amerika Serikat di Harvard University. Selain mengikuti lombanya, saya pun pernah menjabat sebagai Secretary-General di suatu konferensi MUN tingkat regional,” tambah Dizza.
Imbas dari pandemi COVID-19, Pilmapres UI 2020 dilakukan secara daring. Dizza mengaku jika ia sedikit kesulitan dalam berpartisipasi. “Saya baru benar-benar melakukan persiapan satu hari sebelum pelaksanaan karena kelanjutan Pilmapres yang mendadak. Tapi untungnya banyak dukungan yang menguatkan saya, termasuk dari kemahasiswaan FISIP, saya sangat terbantu sekali. Saya sangat bangga menjadi Mapres UI tahun ini karena sudah 7 tahun lamanya Mapres UI akhirnya kembali terpilih dari program studi saya,” seru Dizza. (Baca juga: Mendikbud Ajak Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Kembali Bangun Negeri )
Sementara itu, Jean Nursyahbani Ninkeula dari Program Studi Administrasi Perkantoran menuturkan, mahasiswa Vokasi pun dapat berprestasi. “Singkat cerita dalam pencapaian prestasi, saya ingin menunjukan dan ingin mengubah ‘status quo’ yang melekat pada mahasiswa vokasi, dan ingin menunjukkan bahwa mahasiwa Vokasi dapat berperan nyata, selain capaian akademik di bangku kuliah, selama mahasiswa tersebut memiliki skill, niat dan tekad, maka segalanya menjadi mungkin,” ujar Jean.
Jean mengatakan, sebelum ia memutuskan untuk mengikuti Pilmapres ia sibuk berorganisasi. Ia pernah menjadi bagian dari BEM Vokasi UI dan UKM Maven Pro UI. Ia juga mengikuti kepanitiaan yang ada di Vokasi UI. Jean sendiri sekarang menjadi Asisten Dosen pada mata kuliah “Etika Pengembangan Pribadi” bagi mahasiswa 2019.
“Saya mengikuti berbagai kompetisi seperti di Bali; Maastricht, Belanda; hingga Boston, Amerika Serikat di Harvard University. Selain mengikuti lombanya, saya pun pernah menjabat sebagai Secretary-General di suatu konferensi MUN tingkat regional,” tambah Dizza.
Imbas dari pandemi COVID-19, Pilmapres UI 2020 dilakukan secara daring. Dizza mengaku jika ia sedikit kesulitan dalam berpartisipasi. “Saya baru benar-benar melakukan persiapan satu hari sebelum pelaksanaan karena kelanjutan Pilmapres yang mendadak. Tapi untungnya banyak dukungan yang menguatkan saya, termasuk dari kemahasiswaan FISIP, saya sangat terbantu sekali. Saya sangat bangga menjadi Mapres UI tahun ini karena sudah 7 tahun lamanya Mapres UI akhirnya kembali terpilih dari program studi saya,” seru Dizza. (Baca juga: Mendikbud Ajak Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Kembali Bangun Negeri )
Sementara itu, Jean Nursyahbani Ninkeula dari Program Studi Administrasi Perkantoran menuturkan, mahasiswa Vokasi pun dapat berprestasi. “Singkat cerita dalam pencapaian prestasi, saya ingin menunjukan dan ingin mengubah ‘status quo’ yang melekat pada mahasiswa vokasi, dan ingin menunjukkan bahwa mahasiwa Vokasi dapat berperan nyata, selain capaian akademik di bangku kuliah, selama mahasiswa tersebut memiliki skill, niat dan tekad, maka segalanya menjadi mungkin,” ujar Jean.
Jean mengatakan, sebelum ia memutuskan untuk mengikuti Pilmapres ia sibuk berorganisasi. Ia pernah menjadi bagian dari BEM Vokasi UI dan UKM Maven Pro UI. Ia juga mengikuti kepanitiaan yang ada di Vokasi UI. Jean sendiri sekarang menjadi Asisten Dosen pada mata kuliah “Etika Pengembangan Pribadi” bagi mahasiswa 2019.
Lihat Juga :