Kemendikbud Sediakan Rp1,49 T untuk Digitalisasi Sekolah
Kamis, 03 September 2020 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, program pembelajaran di TVRI, Mendikbud memastikan bahwa program ini tidak hanya dilakukan di masa pandemi COVID-19, tapi sebagai sebuah program inovasi, Kemendikbud mendapatkan respons yang cukup positif dari masyarakat sehingga akan terus dilakukan pada tahun depan, meskipun jika nanti pandemi COVID-19 sudah berakhir. (Baca juga: Rektor IPB: Indonesia Harus Siapkan Skenario Pembelajaran Masa Depan )
"Karena respons masyarakat yang begitu positif, kita akan terus lakukan sebagai channel suplemen pendidikan nasional baik yang ada di kurikulum maupun yang non kurikulum. Ini akan terus kita besarkan dan tingkatkan kualitasnya," katanya.
Berikutnya yang terbesar adalah untuk penyediaan sarana pendidikan seperti pengadaan laptop untuk asesmen kompetensi dan memberikan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang layak bagi guru dan siswa. "Ini adalah temanya digitalisasi sekolah dan ini adalah kemerdekaan bagi sekolah-sekolah untuk bisa mengakses informasi yang sama, untuk menutup kesenjangan antara yang punya dan yang tidak punya," katanya.
Selain itu, digitalisasi sekolah juga dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah dengan meningkatkan akses berkolaborasi. Meningkatkan channel-channel pembelajaran untuk meningkatkan kolaborasi dengan guru-guru lain, dengan kursus-kursus atau tempat-tempat pelatihan lain, dengan berbagai macam organisasi. "Ini semuanya akan difasilitasi melalui tema digitalisasi sekolah. Ini juga untuk memberikan kemerdekaan bagi anak-anak kita belajar dari berbagai macam source, sumber, kanal, dan ini namanya tema digitalisasi sekolah," katanya.
"Karena respons masyarakat yang begitu positif, kita akan terus lakukan sebagai channel suplemen pendidikan nasional baik yang ada di kurikulum maupun yang non kurikulum. Ini akan terus kita besarkan dan tingkatkan kualitasnya," katanya.
Berikutnya yang terbesar adalah untuk penyediaan sarana pendidikan seperti pengadaan laptop untuk asesmen kompetensi dan memberikan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang layak bagi guru dan siswa. "Ini adalah temanya digitalisasi sekolah dan ini adalah kemerdekaan bagi sekolah-sekolah untuk bisa mengakses informasi yang sama, untuk menutup kesenjangan antara yang punya dan yang tidak punya," katanya.
Selain itu, digitalisasi sekolah juga dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah dengan meningkatkan akses berkolaborasi. Meningkatkan channel-channel pembelajaran untuk meningkatkan kolaborasi dengan guru-guru lain, dengan kursus-kursus atau tempat-tempat pelatihan lain, dengan berbagai macam organisasi. "Ini semuanya akan difasilitasi melalui tema digitalisasi sekolah. Ini juga untuk memberikan kemerdekaan bagi anak-anak kita belajar dari berbagai macam source, sumber, kanal, dan ini namanya tema digitalisasi sekolah," katanya.
(mpw)
Lihat Juga :