Cerita Lintang, Lulusan Tercepat UGM dengan Predikat Cumlaude yang Aktif Berorganisasi
Senin, 10 Maret 2025 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sosok Raden Farhan, Wisudawan Terbaik S1 Unpad yang Lulus Kuliah 3,5 Tahun
Lintang mengambil topik skripsi mengenai energi baru terbarukan dengan judul “Perkembangan Tren dan Kontradiksi Kebijakan Energi Baru Terbarukan di Indonesia”.
Skripsi tersebut mengulas bagaimana perkembangan kebijakan pemerintah sepanjang tahun 2019-2024 mengenai energi terbarukan serta kontradiksi kebijakan yang muncul dalam kebijakan tersebut. Skripsinya menjadi menarik karena mengangkat urgensi energi terbarukan dari segi kebijakan.
Tak hanya soal masa studi, Lintang juga aktif dalam kegiatan mahasiswa dan proyek mendukung UMKM. Perempuan kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini tergabung dalam Tanoto Scholars Association (TSA) sebagai scholarship awardee Beasiswa TELADAN sekaligus mahasiswa aktif dalam berbagai acara Tanoto Foundation.
“Dalam organisasi ini, saya berkontribusi dalam beberapa project dan event seperti special webinar, Gelex, dan juga event yang cukup besar bernama Pay it Forward,” ungkap Lintang.
Program Pay it Forward merupakan proyek sosial yang ditujukan untuk memberikan dampak positif secara langsung dan berkelanjutan. Proyek tersebut berkolaborasi dengan UMKM Jogja dan Shopee dalam mengenalkan produk UMKM sekaligus memberikan pelatihan terhadap pelaku bisnis.
Selain itu, Lintang pernah membuat sejumlah policy brief yang menarik. Salah satunya menyoroti kebijakan pariwisata di Yogyakarta berjudul “Optimalisasi Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial Budaya dalam Pengembangan Pariwisata di Kampung Prawirotaman”.
Lintang mengambil topik skripsi mengenai energi baru terbarukan dengan judul “Perkembangan Tren dan Kontradiksi Kebijakan Energi Baru Terbarukan di Indonesia”.
Skripsi tersebut mengulas bagaimana perkembangan kebijakan pemerintah sepanjang tahun 2019-2024 mengenai energi terbarukan serta kontradiksi kebijakan yang muncul dalam kebijakan tersebut. Skripsinya menjadi menarik karena mengangkat urgensi energi terbarukan dari segi kebijakan.
Tak hanya soal masa studi, Lintang juga aktif dalam kegiatan mahasiswa dan proyek mendukung UMKM. Perempuan kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini tergabung dalam Tanoto Scholars Association (TSA) sebagai scholarship awardee Beasiswa TELADAN sekaligus mahasiswa aktif dalam berbagai acara Tanoto Foundation.
“Dalam organisasi ini, saya berkontribusi dalam beberapa project dan event seperti special webinar, Gelex, dan juga event yang cukup besar bernama Pay it Forward,” ungkap Lintang.
Program Pay it Forward merupakan proyek sosial yang ditujukan untuk memberikan dampak positif secara langsung dan berkelanjutan. Proyek tersebut berkolaborasi dengan UMKM Jogja dan Shopee dalam mengenalkan produk UMKM sekaligus memberikan pelatihan terhadap pelaku bisnis.
Selain itu, Lintang pernah membuat sejumlah policy brief yang menarik. Salah satunya menyoroti kebijakan pariwisata di Yogyakarta berjudul “Optimalisasi Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial Budaya dalam Pengembangan Pariwisata di Kampung Prawirotaman”.
Lihat Juga :