Gaji Lulusan SMK di Jepang, Lebih Besar dari yang Kamu Bayangkan?

Jum'at, 28 Maret 2025 - 10:36 WIB
loading...
A A A
Lulusan SMK yang memiliki keterampilan dan sertifikasi yang diakui berpeluang mendapatkan kontrak kerja hingga lima tahun dengan potensi perpanjangan.

Gaji Lulusan SMK di Jepang


Dikutip dari laman Arka Learn, gaji lulusan SMK di Jepang ternyata benar-benar worth it karena gajinya bisa sampai dua digit. Berikut informasi gaji di Jepang untuk lulusan SMK sesuai sektor industri dengan skema SSW.

1. SSW Konstruksi


Sektor konstruksi di Jepang terus berkembang pesat, membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk lulusan SMK.

Baca juga: Karya Busana Desainer Muda SMKN 1 Pringapus Semarang Pukau JMFW 2025

Pekerjaan di bidang ini meliputi pemasangan bekisting, perakitan batang tulangan, pengecatan arsitektur, hingga pengelasan manual. Rata-rata gaji pekerja SSW Konstruksi berkisar antara 210.000–230.000 yen per bulan, atau setara Rp22–24 juta.

2. SSW Pertanian


Jepang juga menawarkan peluang kerja bagi lulusan SMK di sektor pertanian. Tugas yang dilakukan mencakup menanam dan memanen padi, sayuran, serta buah-buahan, hingga mendistribusikan hasil panen ke perusahaan. Kisaran gaji untuk sektor ini mencapai 180.000–200.000 yen per bulan, setara dengan Rp18–21 juta.

3. SSW Keperawatan (Kaigo/Caregiver)


Ketimpangan jumlah lansia dan tenaga kerja produktif di Jepang membuat permintaan terhadap tenaga caregiver semakin tinggi. Pekerjaan ini berfokus pada perawatan lansia di fasilitas kesehatan maupun rumah pribadi. Gaji tenaga kerja di sektor ini cukup kompetitif, yakni 180.000–200.000 yen per bulan, atau sekitar Rp18–21 juta.

4. SSW Industri Makanan (Food Manufacture)


Lulusan SMK juga bisa berkarier di industri makanan Jepang melalui program SSW Food Manufacture. Pekerjaan di sektor ini meliputi produksi makanan, pemeriksaan kualitas, pengoperasian mesin, hingga pengemasan dan distribusi produk. Gaji yang ditawarkan berkisar 160.000–200.000 yen per bulan, atau sekitar Rp16–21 juta.

5. SSW Perikanan


Dengan tingginya konsumsi ikan di Jepang, industri perikanan menjadi salah satu sektor yang menjanjikan. Tenaga kerja di bidang ini akan terlibat dalam penangkapan ikan, eksplorasi biota laut, serta pengoperasian mesin pengolahan hasil laut. Gaji di sektor ini cukup menggiurkan, mulai dari 200.000 yen per bulan, atau sekitar Rp21 juta.

6. SSW Jasa Makanan (Food Service)


Peluang kerja lain yang bisa dimanfaatkan lulusan SMK adalah di sektor layanan makanan. Pekerjaan ini berfokus pada pelayanan pelanggan di restoran, kafe, dan tempat makan lainnya. Gaji tenaga kerja di sektor ini berkisar antara 160.000–180.000 yen per bulan, atau setara Rp16–18 juta.

7. SSW Perhotelan


Dengan meningkatnya industri pariwisata di Jepang, kebutuhan tenaga kerja di sektor perhotelan semakin meningkat. Pekerjaan di bidang ini mencakup staf dapur, resepsionis, hingga pegawai administrasi. Gaji yang ditawarkan berkisar antara 160.000–180.000 yen per bulan, atau sekitar Rp16–19 juta.

Demikian informasi mengenai gaji lulusan SMK di Jepang. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Rangkaian Kegiatan...
Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 Selama 5 Hari di SMA dan SMK
Lulusan SMK dan LKP...
Lulusan SMK dan LKP Makin Mendunia, 3.600 Alumni Siap Kerja di Berbagai Negara
Daftar SMA dan SMK yang...
Daftar SMA dan SMK yang Masuk Sekolah Maung 2026 di Jabar, Lengkap Jadwal SPMB
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Kisah Alfath Qornain,...
Kisah Alfath Qornain, dari Kuli Bangunan Kini Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Rekomendasi
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Berita Terkini
Gelar Lari Bersama,...
Gelar Lari Bersama, PPI Tunisia dan Diasporun Gaungkan Hidup Sehat serta Cinta Tanah Air
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Jelang Pendaftaran TKA...
Jelang Pendaftaran TKA 2026, Ini Hak dan Kewajiban Peserta SMA Sederajat
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
BSI Scholarship Berdampak...
BSI Scholarship Berdampak 2026 Dibuka, Ada Bantuan UKT 8 Semester
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved