Kembangkan Vokasi, Kemendikbud Bangun SMK Modern di Malaysia

Sabtu, 05 September 2020 - 21:21 WIB
loading...
Kembangkan Vokasi, Kemendikbud...
Kemendikbud melakukan pembangunan unit sekolah baru (USB) SMK Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Sabah, Malaysia. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kemendikbud melalui Ditjen Pendidikan Vokasi mulai melakukan pembangunan unit sekolah baru (USB) SMK Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Sabah, Malaysia. SMK ini akan memberikan akses pendidikan ke anak-anak pekerja migran kompetensi vokasi yang dibutuhkan industri sekitarnya.

Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, para siswa yang akan belajar di SMK SIKK ini akan diajari kompetensi keahlian tata boga dan perhotelan. Dia juga mengaku terkejut karena SMK ini juga akan mengajari jurusan tehnik pesawat terbang yang masih terbilang jarang dibuka di SMK. (Baca juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Sekolah dan Guru Penggerak akan Diperkuat )

“Ini suatu terobosan yang sangat baik, meski membutuhkan dana besar,” katanya saat peresmian secara simbolis pemancangan tiang perdana melalui daring, melalui siaran pers yang diterima SINDONews, Sabtu (5/9).

Dalam sambutannya, Wikan pun menitipkan agar sekolah ini dijaga dengan baik sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas. Wikan juga berharap agar SDM pengajar di SMK ini juga perlu disiapkan. Baik secara kualitas dan juga kuantitas sebab dia ingin guru SMK ini tidak hanya bertindak sebagai guru saja namun sebagai coach hingga teman bagi siswanya. (Baca juga: 6 Provinsi Jadi Fokus Pemberantasan Buta Aksara )

Wikan juga mengingatkan, kesuksesan pendidikan vokasi ditandai dengan link and match dengan industri. Katanya, hubungan antara SMK dengan industri jangan hanya sekadar pacaran namun harus bisa menikah. Sehingga keduanya bisa menyusun kurikulum bersama. Lalu ada guru industri yang bisa mengajar di SMK hingga magang.

"Magang yang direncanakan sejak awal bersamaan dengan kurikulum, sertifikasi kompetensi, keterserapan lulusan, serta guru yang juga harus dilatih industri secara rutin," ujarnya.

Wikan juga mengingatkan bahwa untuk menjadikan SDM unggul dan kompeten di masa depan bergantung pada dua hal. Yakni guru harus bisa melatih hardskill dan juga softskill kepada peserta didiknya. (Baca juga: Pakar dari Industri akan Didatangkan untuk Latih Vokasi di SMK )

Direktur SMK M. Bakrun mengatakan, pembangunan SMK SIKK memiliki sejarah panjang karena merupakan amanah Presiden RI untuk mengembangkan sekolah di Malaysia.

Bakrun menambahkan, sebenarnya pembangunan USB telah diusahakan pada 2018 dan 2019, namun tidak bisa dilakukan. “Pembangunan USB akan dibagi dalam dua tahap. Tahun ini lantai bawah dengan anggaran Rp9 miliar, tahun depan lantai 2 dan 3 dengan anggaran sekitar Rp18-19 miliar. Sehingga, akhir 2021 selesai dan bisa dimanfaatkan oleh anak-anak kita,” terangnya.

Kepala SIKK Dadang Hermawan, SIKK sendiri telah beroperasi sejak 1 Desember 2008 dengan tugas memberikan akses layanan pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

SMK SIKK mempunyai program kuliner, perhotelan dan jasa pariwisata, serta teknologi pesawat udara. Juga telah bekerja sama dengan dunia usaha dan industri yang berada di Sabah, Malaysia, yakni hotel, restoran, Layang Layang Aerospace, dan Institut Latihan Perindustrian Kota Kinabalu.

“Terima kasih kepada Direktorat SMK untuk pembangunan USB SMK SIKK. Mudah-mudahan dengan dibangunnya gedung baru ini akan memberikan fasilitas lebih baik,” ujar Dadang.

Bangunan sekolah tiga lantai ini akan didesain modern seluas 1.263 m2. SMK SIKK akan dibangun dalam dua tahap, yakni tahap I 24 Agustus-21 Desember 2020 dan tahap II April-Oktober 2021.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved