Tim Dosen PENS Kembangkan Motor Penggerak Kendaraan Listrik, Siap Produksi!
Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
- Dua kendaraan prototipe: sepeda motor listrik sport dan All-Terrain Vehicle (ATV)
![Tim Dosen PENS Kembangkan Motor Penggerak Kendaraan Listrik, Siap Produksi!]()
Menurut Prof. Dadet, teknologi ini lahir dari semangat kemandirian dan kolaborasi antardisiplin ilmu — mekatronika, teknik komputer, sistem pembangkitan energi, dan teknologi informasi — serta berlandaskan semangat berdikari dan kontribusi nyata terhadap kemandirian teknologi nasional.
Baca juga: AS Sebut Harga Mobil Listrik Seharusnya Lebih Murah, Ini Alasannya
“Kami ingin membangun supply chain untuk motor traksi EV di Indonesia, dari desain hingga produksi. Beberapa komponen sudah bisa diproduksi lokal, walaupun masih ada yang perlu dukungan investasi untuk skala industri,” jelas Dadet.
Proyek riset ini didukung pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui program Berlian dalam skema Berlian pada program Katalisator Kemitraan Berdikari, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemendiktisaintek.
Dalam proses pengembangan selama lebih dari dua tahun, tim peneliti harus melakukan berbagai iterasi desain dan pengujian layaknya menyempurnakan sebuah resep masakan. Hasilnya, kini lahir generasi terbaru dari rotor, stator, dan enclosure motor yang lebih efisien, siap untuk diserap industri.
Namun, Dadet mengakui tantangan terbesar justru terletak pada hilirisasi.

Menurut Prof. Dadet, teknologi ini lahir dari semangat kemandirian dan kolaborasi antardisiplin ilmu — mekatronika, teknik komputer, sistem pembangkitan energi, dan teknologi informasi — serta berlandaskan semangat berdikari dan kontribusi nyata terhadap kemandirian teknologi nasional.
Baca juga: AS Sebut Harga Mobil Listrik Seharusnya Lebih Murah, Ini Alasannya
“Kami ingin membangun supply chain untuk motor traksi EV di Indonesia, dari desain hingga produksi. Beberapa komponen sudah bisa diproduksi lokal, walaupun masih ada yang perlu dukungan investasi untuk skala industri,” jelas Dadet.
Inovasi Berdikari, dari Kampus untuk Negeri
Proyek riset ini didukung pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui program Berlian dalam skema Berlian pada program Katalisator Kemitraan Berdikari, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemendiktisaintek.
Dalam proses pengembangan selama lebih dari dua tahun, tim peneliti harus melakukan berbagai iterasi desain dan pengujian layaknya menyempurnakan sebuah resep masakan. Hasilnya, kini lahir generasi terbaru dari rotor, stator, dan enclosure motor yang lebih efisien, siap untuk diserap industri.
Namun, Dadet mengakui tantangan terbesar justru terletak pada hilirisasi.
Lihat Juga :