Tim Dosen PENS Kembangkan Motor Penggerak Kendaraan Listrik, Siap Produksi!

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:07 WIB
loading...
Tim Dosen PENS Kembangkan...
PENS memperkenalkan inovasi untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia di pameran Indonesia International Auto Parts Accessories & Equip Exhibition (INAPA) 2025. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Tim dosen lintas jurusan dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) melalui Center for Research and Innovation on Advanced Transportation Electrification (CReATE), kembali mencuri perhatian dalam ajang Indonesia International Auto Parts Accessories & Equip Exhibition (INAPA) 2025.

Dalam pameran otomotif bertaraf internasional yang berlangsung di JIExpo Kemayoran Jakarta ini, PENS memperkenalkan inovasi untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Baca juga: Toyota Yakin Teknologi Baterai seperti Ini Tidak Dimiliki Mobil Listrik China

Inovasi tim dosen PENS ini pun siap menjadi penantang kuat dominasi teknologi luar, khususnya dari Cina.

Di bawah kepemimpinan Prof. Dadet Pramadihanto dan didampingi Prof. Amang Sudarsono, tim CReATE menampilkan berbagai produk unggulan hasil riset dosen, mahasiswa, hingga alumni. Produk tersebut mencakup:

- Motor Axial Flux BLDC 2–5KW / 72 Volt

- Motor Axial Flux BLDC dan Controller 20KW / 153 Volt

- Dua kendaraan prototipe: sepeda motor listrik sport dan All-Terrain Vehicle (ATV)

Tim Dosen PENS Kembangkan Motor Penggerak Kendaraan Listrik, Siap Produksi!


Menurut Prof. Dadet, teknologi ini lahir dari semangat kemandirian dan kolaborasi antardisiplin ilmu — mekatronika, teknik komputer, sistem pembangkitan energi, dan teknologi informasi — serta berlandaskan semangat berdikari dan kontribusi nyata terhadap kemandirian teknologi nasional.

Baca juga: AS Sebut Harga Mobil Listrik Seharusnya Lebih Murah, Ini Alasannya

“Kami ingin membangun supply chain untuk motor traksi EV di Indonesia, dari desain hingga produksi. Beberapa komponen sudah bisa diproduksi lokal, walaupun masih ada yang perlu dukungan investasi untuk skala industri,” jelas Dadet.

Inovasi Berdikari, dari Kampus untuk Negeri


Proyek riset ini didukung pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui program Berlian dalam skema Berlian pada program Katalisator Kemitraan Berdikari, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemendiktisaintek.

Dalam proses pengembangan selama lebih dari dua tahun, tim peneliti harus melakukan berbagai iterasi desain dan pengujian layaknya menyempurnakan sebuah resep masakan. Hasilnya, kini lahir generasi terbaru dari rotor, stator, dan enclosure motor yang lebih efisien, siap untuk diserap industri.

Namun, Dadet mengakui tantangan terbesar justru terletak pada hilirisasi.

“Kita bisa menciptakan, tapi tidak bisa memproduksi massal sendirian. Kita butuh investor dan industri yang siap ambil bagian dalam rantai produksi ini. Harapan kami, motor listrik buatan dalam negeri bisa digunakan untuk motor-motor listrik produksi nasional,” tambahnya.

Ia tidak menampik kehadiran Cina yang melakukan penetrasi pasar di negara-negara lain, termasuk Indonesia. “Pengusaha Cina ini sungguh-sungguh dalam berbagai hal, etos kerja sekaligus semangatnya dalam melayani. Lingkungan dan pemerintahnya sangat mendukung. Apa yang kami buat dalam Berdikari ini, merupakan langkah lanjutan yang ke depannya masih perlu dukungan investasi, dari industri dan pemerintah untuk ke fase industrialisasi,” lanjut Dadet yang optimistis dengan perkembangan teknologi otomotif Indonesia.

Untuk memproduksi motor BLDC misalnya, dibutuhkan berbagai komponen, dan sebagaian bisa diproduksi di skala lokal Indonesia. Sementara beberapa part masih perlu diimpor atau diproduksi dengan mesin khusus, seperti magnet.

“Stator motor juga memiliki kontruksi khusus, sehingga membutuhkan mesin dengan spesifikasi tertentu. Termasuk mesin coil winding yang tidak ada di pasaran. Namun pada akhirnya, kami dapat menyiapkan sendiri di kampus,” tukasnya.

PENS Tunjukkan Daya Saing Indonesia di Kancah Global


PENS menjadi satu dari sedikit kampus di Indonesia yang secara aktif ikut serta dalam pameran komunitas EV internasional, menunjukkan bahwa inovasi dari dunia pendidikan tinggi bisa bersaing secara global.

Yogi Herdani, PMO Program Berdikari Kemendiktisaintek, menyatakan bahwa keikutsertaan PENS merupakan bentuk nyata dari Gerakan Kampus Berdampak.

“Sudah saatnya kampus tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga mencetak dampak. PENS sudah di jalur yang tepat, menyumbang teknologi bagi masa depan otomotif Indonesia,” ujarnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
Mobil Listrik BINUS...
Mobil Listrik BINUS ASO Dukung Kendaraan Masa Depan di Indonesia
10 Politeknik Terbaik...
10 Politeknik Terbaik di Jawa Timur Versi Webometrics 2024, Elektronika hingga Penerbangan
Dukung Transisi Energi...
Dukung Transisi Energi Bersih, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak Inovasi Kendaraan Listrik
10 Kampus Indonesia...
10 Kampus Indonesia Paling Inovatif Versi Scimago 2024, PENS Surabaya Juaranya
Anargya ITS Jadi Satu-satunya...
Anargya ITS Jadi Satu-satunya Tim Riset Mahasiswa yang Pamer Karya di GIIAS 2024
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rekomendasi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
Biaya, Syarat, dan Cara...
Biaya, Syarat, dan Cara Mengajukan Konversi Motor Listrik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved