Cerita Sitti, Mahasiswa UGM Penerima Beasiswa Freeport Siap Mengabdi di Bidang Kehutanan
Senin, 30 Juni 2025 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, ia tidak lagi perlu bekerja paruh waktu untuk membiayai kuliah. Fokusnya kini tertuju pada menyelesaikan studi tepat waktu, termasuk menjadi asisten praktikum dan terlibat dalam riset. “Saya bisa kuliah tenang tanpa bekerja sambilan,” tambahnya.
Yang membedakan beasiswa Freeport dengan program lain, menurut Sitti, adalah komitmen untuk mendampingi mahasiswa hingga lulus, tanpa batas waktu delapan semester. Hal ini membuat penerima lebih tenang menjalani studi. “Saya yakin Freeport akan mendukung kami sampai lulus,” ujarnya.
Walau belum ada pembinaan rutin dari Freeport, Sitti tetap merasa bangga menjadi bagian dari komunitas penerima beasiswa. Ia berharap ke depan ada ruang kolaborasi antarpenerima beasiswa agar dapat saling berbagi pengalaman. “Saya bangga dipercaya dan merasa bagian dari sesuatu yang besar,” katanya.
Setelah lulus, Sitti ingin bekerja di bidang kehutanan, khususnya sektor reklamasi dan pengelolaan sumber daya alam di Papua. Ia juga terbuka untuk melanjutkan studi S2 jika mendapat peluang. Tugas akhirnya saat ini fokus pada penelitian simpanan karbon pohon jati di Desa Pacarjo, Gunungkidul. “Penelitian ini bagian dari kontribusi untuk mitigasi perubahan iklim,” jelasnya.
Yang membedakan beasiswa Freeport dengan program lain, menurut Sitti, adalah komitmen untuk mendampingi mahasiswa hingga lulus, tanpa batas waktu delapan semester. Hal ini membuat penerima lebih tenang menjalani studi. “Saya yakin Freeport akan mendukung kami sampai lulus,” ujarnya.
Walau belum ada pembinaan rutin dari Freeport, Sitti tetap merasa bangga menjadi bagian dari komunitas penerima beasiswa. Ia berharap ke depan ada ruang kolaborasi antarpenerima beasiswa agar dapat saling berbagi pengalaman. “Saya bangga dipercaya dan merasa bagian dari sesuatu yang besar,” katanya.
Setelah lulus, Sitti ingin bekerja di bidang kehutanan, khususnya sektor reklamasi dan pengelolaan sumber daya alam di Papua. Ia juga terbuka untuk melanjutkan studi S2 jika mendapat peluang. Tugas akhirnya saat ini fokus pada penelitian simpanan karbon pohon jati di Desa Pacarjo, Gunungkidul. “Penelitian ini bagian dari kontribusi untuk mitigasi perubahan iklim,” jelasnya.
(nnz)
Lihat Juga :