Pendidikan Nurmala Kartini Sjahrir, Adik Luhut yang Disebut Jadi Calon Dubes RI

Sabtu, 05 Juli 2025 - 12:26 WIB
loading...
Pendidikan Nurmala Kartini...
Riwayat pendidikan Nurmala Kartini yang disebut menjadi calon Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang yang juga adik Luhut Binsar Pandjaitan ini menarik untuk diulas. Foto/Instagram @kartini_sjahrir.
A A A
JAKARTA - Riwayat pendidikan Nurmala Kartini Sjahrir , calon Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang yang juga adik Luhut Binsar Pandjaitan ini menarik untuk diulas. Nurmala pun sebelumnya pernah menjadi Dubes RI untuk Argentina.

Pada Sabtu ini, Nurmala Kartini Sjahrir akan menjalani uji kelayakan sebagai calon Duta Besar RI untuk Jepang (Tokyo). Uji kepatutan yang berlangsung di DPR RI digelar dalam dua sesi, yakni pukul 10.00–13.00 WIB dan 14.00–17.00 WIB.

Dari pantauan iNews Media Group di lapangan, Nurmala tiba di Kompleks Parlemen sekitar pukul 09.00 WIB. Ia tiba mengenakan kemeja putih dibalut dengan blazer berwarna biru tua.

Baca juga: 6 Calon Dubes RI Telah Merapat, Komisi I DPR Bakal Dalami Faktor Ini

Selain Kartini, sejumlah nama lain juga turut menjalani fit and proper test, di antaranya Abdul Kadir Jaelani (calon duta besar RI untuk Jerman), Redianto Heru Nurcahyo (Slovakia), Umar Hadi (PTRI New York), Hotmangaradja Pandjaitan (Singapura), dan Dwisuryo Indroyono Soesilo (Amerika Serikat).

Perempuan kelahiran Simargala Huta Namora, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada 1 Februari 1950 ini merupakan adik kandung dari tokoh nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Dwisuryo Indroyono Soesilo Calon Dubes Amerika Serikat, Adik Luhut Calon Dubes Jepang

Ia juga ibu dari Pandu Patria Sjahrir, yang saat ini menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) di Badan Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA), di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Latar Belakang Pendidikan Nurmala Kartini Sjahrir


Nurmala memulai pendidikan tingginya di Universitas Indonesia (UI), mengambil jurusan Antropologi dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1976. Semasa kuliah, ia dikenal sebagai mahasiswa aktif dan pernah menjabat sebagai Ketua Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI).

Baca juga: Adik Kandung Luhut Merapat ke Komisi I DPR, Jalani Fit and Proper Test Calon Dubes RI?

Keingintahuannya yang tinggi terhadap kebudayaan dan masyarakat membawanya ke jenjang pendidikan internasional. Ia melanjutkan studi pascasarjana di Boston University, Amerika Serikat, dan berhasil meraih gelar Master of Arts (S2) pada 1981, serta Doctor of Philosophy (S3) dalam bidang Antropologi pada 1990.

Pendidikan tinggi yang ditempuhnya selama lebih dari satu dekade di Boston University memberi fondasi kuat dalam karier akademis, diplomatik, dan kemanusiaan yang dijalani Nurmala hingga kini.

Karier dan Pengabdian Nurmala Kartini Sjahrir


Sebelum terjun ke dunia diplomasi, Nurmala pernah menjadi asisten peneliti di Lembaga Ekonomi dan Kemasyarakatan Nasional (LEKNAS). Ia juga mengabdi sebagai dosen Antropologi di Universitas Indonesia serta pernah memimpin Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) dan Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara (USU).

Dalam dunia diplomasi, Nurmala Kartini Sjahrir pernah ditunjuk sebagai Duta Besar RI untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay (2010–2014).

Ia menjadi perempuan Indonesia pertama yang menduduki posisi tersebut di kawasan Amerika Latin. Atas jasanya dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Argentina, ia dianugerahi medali kehormatan tertinggi “Order de Mayo el Merito en el Grado Gran Cruz” oleh Pemerintah Argentina pada tahun 2014.

Selain itu, ia pernah menjadi anggota Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN-AIPR) pada periode 2018–2020.

Di sektor korporasi, Nurmala Kartini Sjahrir juga dipercaya sebagai Komisaris Independen di PT Siloam International Hospitals Tbk (sejak 2020) dan PT Lippo Karawaci Tbk (sejak 2021).
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Pendidikan Sidharto...
Jejak Pendidikan Sidharto Reza Suryodipuro yang Resmi Menjabat Presiden Dewan HAM PBB
Profil Pendidikan Luhut...
Profil Pendidikan Luhut Binsar Pandjaitan, Sosok Jenderal Lulusan Terbaik Akabri
Riwayat Pendidikan Pandu...
Riwayat Pendidikan Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut Pandjaitan yang Ditunjuk Jadi CIO Danantara
Duta Besar Peru Menginspirasi...
Duta Besar Peru Menginspirasi Mahasiswa dengan Wawasan Global
Jusuf Kalla Siap Berikan...
Jusuf Kalla Siap Berikan Orasi Ilmiah pada Wisuda ke-25 Universitas Darunnajah
Duta Besar Indonesia...
Duta Besar Indonesia Alumni Universitas Apa Saja Sih? Simak Berikut Ini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved