ITS Tingkatkan Akses Pendidikan lewat KIP Kuliah untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Selasa, 15 Juli 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, untuk tahun 2025 ini kuota resmi KIP Kuliah dari kementerian masih belum ditetapkan. Meski demikian, ITS telah mencatat sebanyak 319 mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 301 mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai penerima sementara.
Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan dibukanya pendaftaran KIP Kuliah tahap berikutnya dalam waktu dekat.
Sejalan dengan peningkatan jumlah penerima, Friana juga memaparkan bahwa biaya yang dikeluarkan ITS untuk mendukung pelaksanaan program KIP Kuliah juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2023, total dana yang disalurkan tercatat sebesar Rp77 miliar, sedangkan hingga pertengahan tahun 2024 jumlahnya telah meningkat menjadi Rp92 miliar.
Sebagai bentuk komitmen, Friana menuturkan bahwa ITS juga menyediakan berbagai skema beasiswa lain bagi mahasiswa yang belum lolos seleksi KIP-K dan tergolong kurang mampu.
Adapun pilihan beasiswa tersebut dari pemerintah daerah, BUMN, industri swasta, yayasan, hingga alumni ITS. Salah satu bentuk dukungan paling inklusif adalah Beasiswa Asih, yaitu program donasi terbuka yang memungkinkan siapa pun baik dosen, alumni, maupun masyarakat umum untuk turut serta membantu mahasiswa yang membutuhkan.
Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan dibukanya pendaftaran KIP Kuliah tahap berikutnya dalam waktu dekat.
Sejalan dengan peningkatan jumlah penerima, Friana juga memaparkan bahwa biaya yang dikeluarkan ITS untuk mendukung pelaksanaan program KIP Kuliah juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2023, total dana yang disalurkan tercatat sebesar Rp77 miliar, sedangkan hingga pertengahan tahun 2024 jumlahnya telah meningkat menjadi Rp92 miliar.
Sebagai bentuk komitmen, Friana menuturkan bahwa ITS juga menyediakan berbagai skema beasiswa lain bagi mahasiswa yang belum lolos seleksi KIP-K dan tergolong kurang mampu.
Adapun pilihan beasiswa tersebut dari pemerintah daerah, BUMN, industri swasta, yayasan, hingga alumni ITS. Salah satu bentuk dukungan paling inklusif adalah Beasiswa Asih, yaitu program donasi terbuka yang memungkinkan siapa pun baik dosen, alumni, maupun masyarakat umum untuk turut serta membantu mahasiswa yang membutuhkan.
(nnz)
Lihat Juga :