Menko PMK: Indonesia Siap Jadi Laboratorium Persaudaraan Manusia
Selasa, 29 Juli 2025 - 19:54 WIB
loading...
A
A
A
"Bersama-sama, kita akan menggerakkan persaudaraan manusia; mengatasi ketidakpastian global; dan membangun peradaban dunia yang damai dan sejahtera," tutup Menko PMK.
Sementara itu, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) resmi meluncurkan Indonesian Institute for Human Fraternity (IIHF) sebagai bagian dari upaya mempromosikan nilai-nilai persaudaraan hidup di tengah keberagaman masyarakat global.
Rektor UIII, Prof. Jamhari Makruf, menegaskan bahwa pendirian lembaga ini bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun di tengah perbedaan.
“Jadi, Indonesian Institute for Human Fraternity di UIII ini dibentuk untuk mempromosikan persaudaraan hidup. Indonesia punya satu contoh yang luar biasa: kita terdiri dari multi etnik dan sudah hidup bersama di Indonesia sejak lama. Ini bisa jadi contoh bagi negara-negara lain,” ujar Prof. Jamhari.
Menurutnya, IIHF juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang damai dan toleran kepada dunia. “Ini salah satu cara bagaimana kita promosikan Islam di Indonesia dan Indonesia secara global,” tambahnya.
Lembaga ini akan menyelenggarakan berbagai program, termasuk penelitian tentang kehidupan bersama di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Selain itu, IIHF juga akan mengembangkan pelatihan dan program pendidikan yang relevan.
“Nanti juga akan ada pendidikan dan training. Di bidang pendidikan, kami mencoba merumuskan kurikulum yang bisa digunakan di sekolah-sekolah, bagaimana menjelaskan konsep human fraternity secara dini,” jelasnya.
Melalui IIHF, UIII berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Sementara itu, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) resmi meluncurkan Indonesian Institute for Human Fraternity (IIHF) sebagai bagian dari upaya mempromosikan nilai-nilai persaudaraan hidup di tengah keberagaman masyarakat global.
Rektor UIII, Prof. Jamhari Makruf, menegaskan bahwa pendirian lembaga ini bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun di tengah perbedaan.
“Jadi, Indonesian Institute for Human Fraternity di UIII ini dibentuk untuk mempromosikan persaudaraan hidup. Indonesia punya satu contoh yang luar biasa: kita terdiri dari multi etnik dan sudah hidup bersama di Indonesia sejak lama. Ini bisa jadi contoh bagi negara-negara lain,” ujar Prof. Jamhari.
Menurutnya, IIHF juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang damai dan toleran kepada dunia. “Ini salah satu cara bagaimana kita promosikan Islam di Indonesia dan Indonesia secara global,” tambahnya.
Lembaga ini akan menyelenggarakan berbagai program, termasuk penelitian tentang kehidupan bersama di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Selain itu, IIHF juga akan mengembangkan pelatihan dan program pendidikan yang relevan.
“Nanti juga akan ada pendidikan dan training. Di bidang pendidikan, kami mencoba merumuskan kurikulum yang bisa digunakan di sekolah-sekolah, bagaimana menjelaskan konsep human fraternity secara dini,” jelasnya.
Melalui IIHF, UIII berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
(nnz)
Lihat Juga :