Begini Cara Kemendiktisaintek Membumikan Sains dan Teknologi kepada Masyarakat
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga pola tersebut mengedepankan prinsip kolaborasi, ko-kreasi, pelestarian pengetahuan, diplomasi sains, integrasi lintas sektor, dan orientasi pada dampak jangka panjang.
“Keempat program yang tergabung dalam Semesta adalah, In Saintek, Tera Saintek, Resona Saintek, dan
Panen Raya Berdikari. Program-program ini selaras dengan arahan Mendiktisaintek untuk menghadirkan
program yang berdampak, khususnya bagi masyarakat,” tutur Yudi.
Keempat program ini diyakini tidak hanya memperluas jangkauan hasil riset dan inovasi, tetapi juga membangun jejaring antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem saintek yang hidup dan berkelanjutan.
Yudi menambahkan, saintek harus hadir di tengah masyarakat, mudah dipahami, dirasakan manfaatnya, dan mampu menjawab persoalan nyata. Program Semesta juga disusun untuk memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai simpul utama dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi ke masyarakat, serta menjawab berbagai
tantangan kebutuhan literasi saintek melalui kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.
“Kami berharap program-program ini dapat diakses oleh seluruh sivitas akademika perguruan tinggi. Kami
rencana akan melakukan sosialisasi secara daring terkait Program Semesta besok, Jumat 1 Agustus 2025
kepada seluruh perguruan tinggi. Kami ingin agar sains dan teknologi tidak hanya diposisikan sebagai ranah
akademik, tetapi juga sebagai kekuatan budaya dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.
“Keempat program yang tergabung dalam Semesta adalah, In Saintek, Tera Saintek, Resona Saintek, dan
Panen Raya Berdikari. Program-program ini selaras dengan arahan Mendiktisaintek untuk menghadirkan
program yang berdampak, khususnya bagi masyarakat,” tutur Yudi.
Keempat program ini diyakini tidak hanya memperluas jangkauan hasil riset dan inovasi, tetapi juga membangun jejaring antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem saintek yang hidup dan berkelanjutan.
Yudi menambahkan, saintek harus hadir di tengah masyarakat, mudah dipahami, dirasakan manfaatnya, dan mampu menjawab persoalan nyata. Program Semesta juga disusun untuk memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai simpul utama dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi ke masyarakat, serta menjawab berbagai
tantangan kebutuhan literasi saintek melalui kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.
“Kami berharap program-program ini dapat diakses oleh seluruh sivitas akademika perguruan tinggi. Kami
rencana akan melakukan sosialisasi secara daring terkait Program Semesta besok, Jumat 1 Agustus 2025
kepada seluruh perguruan tinggi. Kami ingin agar sains dan teknologi tidak hanya diposisikan sebagai ranah
akademik, tetapi juga sebagai kekuatan budaya dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :