10.900 Mahasiswa Baru UI Jalani Pengenalan Kehidupan Kampus 2025
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan itu, Dra. Arifatul, mengimbau pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan terbuka. “UI sudah memiliki satuan tugas pencegahan kekerasan. Mari kita jaga bersama lingkungan kampus agar tetap aman, karena hanya dengan rasa aman, kampus bisa melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas,” pesannya.
Dalam kesempatan ini, UI juga menerima penyerahan simbolis bantuan 21 unit laptop dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang diwakili oleh Senior Vice President, Lourentius Aris Budianto. Laptop-laptop ini diberikan kepada mahasiswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta mahasiswa baru dengan prestasi tertinggi dalam seleksi masuk UI.
Dinda Pradesti Ariana, mahasiswa baru dari Fakultas Farmasi UI asal Sulawesi Utara, menceritakan perjuangannya hingga berhasil lolos ke program studi impiannya. Sejak duduk di bangku SMA, ia telah menetapkan tujuan untuk masuk jurusan farmasi. Motivasi itu tumbuh dari pengalaman masa kecilnya yang kerap menemani sang ibu berobat ke rumah sakit.
“Dari kecil saya sering ikut ibu saat berobat, dan melihat langsung proses perawatan serta pemberian obat. Dari situlah saya mulai tertarik dan merasa ingin memahami lebih dalam soal obat-obatan dan kesehatan,” ujar Dinda.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki akses yang setara dalam menjalani proses pembelajaran. Kami berharap, bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi,” ujar Prof.Heri.
Dalam kesempatan ini, UI juga menerima penyerahan simbolis bantuan 21 unit laptop dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang diwakili oleh Senior Vice President, Lourentius Aris Budianto. Laptop-laptop ini diberikan kepada mahasiswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta mahasiswa baru dengan prestasi tertinggi dalam seleksi masuk UI.
Dinda Pradesti Ariana, mahasiswa baru dari Fakultas Farmasi UI asal Sulawesi Utara, menceritakan perjuangannya hingga berhasil lolos ke program studi impiannya. Sejak duduk di bangku SMA, ia telah menetapkan tujuan untuk masuk jurusan farmasi. Motivasi itu tumbuh dari pengalaman masa kecilnya yang kerap menemani sang ibu berobat ke rumah sakit.
“Dari kecil saya sering ikut ibu saat berobat, dan melihat langsung proses perawatan serta pemberian obat. Dari situlah saya mulai tertarik dan merasa ingin memahami lebih dalam soal obat-obatan dan kesehatan,” ujar Dinda.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki akses yang setara dalam menjalani proses pembelajaran. Kami berharap, bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi,” ujar Prof.Heri.
(nnz)
Lihat Juga :