Perpusnas Wakili Indonesia di Kongres Perpustakaan Dunia 2025 di Kazakhstan
Rabu, 20 Agustus 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
“Indonesia melihat perpustakaan bukan hanya sebagai pusat pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial yang memperkuat literasi masyarakat. Melalui forum global seperti IFLA, kami ingin memastikan suara dan pengalaman Indonesia ikut berkontribusi dalam membangun masa depan pengetahuan dunia,” ungkapnya, melalui siaran pers, Rabu (20/8/2025).
Selain menghadiri pembukaan, Perpusnas juga berbangga karena lima pegawai terpilih tampil sebagai pemateri dalam berbagai sesi kongres:
Sadariyah Ariningrum Wijiastuti – Unlocking Historical Treasure: Optimizing the Utilization of Manuscripts at National Library of Indonesia in the Digital Age (15/08).
Nadya Mentari – Enhancing Inclusive Bibliographic Data: A Study of Disability Terminology in the Subject Headings of the National Library of Indonesia (19/08).
Fandi Rahman Hidayat – Virtual Service in Library as a Hub of Information Openness: A Digital Strategy to Combat Misinformation in the AI Era (19/08).
Soraya Hariyani Putri – Censorship and Its Implications for the Accessibility of LGBTQIA+ Themed Collections in the National Library of Indonesia (19/08).
Selain menghadiri pembukaan, Perpusnas juga berbangga karena lima pegawai terpilih tampil sebagai pemateri dalam berbagai sesi kongres:
Sadariyah Ariningrum Wijiastuti – Unlocking Historical Treasure: Optimizing the Utilization of Manuscripts at National Library of Indonesia in the Digital Age (15/08).
Nadya Mentari – Enhancing Inclusive Bibliographic Data: A Study of Disability Terminology in the Subject Headings of the National Library of Indonesia (19/08).
Fandi Rahman Hidayat – Virtual Service in Library as a Hub of Information Openness: A Digital Strategy to Combat Misinformation in the AI Era (19/08).
Soraya Hariyani Putri – Censorship and Its Implications for the Accessibility of LGBTQIA+ Themed Collections in the National Library of Indonesia (19/08).
Lihat Juga :