Lolos Seleksi Ketat 1.300 Pendaftar, Ini 10 Tanoto Fellows Angkatan 2025
Rabu, 03 September 2025 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
2. Ghefira Auliya Rabbani, lulusan S1 Universitas Riau yang telah memimpin berbagai program pengembangan pemuda, advokasi literasi, serta berpengalaman sebagai Penasihat Khusus untuk Akselerasi Inovasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga,
3. Kevin Angdreas, peneliti ekonomi-politik internasional lulusan Asia Pacific University (S1) & London School of Economics (S2), dengan pengalaman bekerja bersama INDEF, CIPS, dan Foreign Policy Community of Indonesia,
4. Dinda Kayana Rizky, lulusan Universitas Brawijaya (S1&S2) yang berdedikasi pada pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan, serta co-founder Urbanist Indonesia, sebuah yayasan yang mengadvokasi komunitas urban termarjinalkan melalui riset, advokasi, dan layanan publik,
5. Ansar Ahmad, alumnus S1 Universitas Indonesia dan Kepala Fundraising di Shantanu Indonesia, yang mengembangkan program pemberdayaan akar rumput di seluruh nusantara dan aktif memimpin upaya penggalangan dana dan advokasi bersama organisasi seperti Humanity First dan LBH Jakarta,
6. Arief Rahman Nur Fadhilah, konselor karier dan pelatih kepemimpinan yang merupakan lulusan Universitas Airlangga (S1&S2) dengan pengalaman dalam program pengembangan pemuda seperti Pena Bangsa dan pelatihan kepemimpinan Rumah Kepemimpinan,
7. Stephanie Dinda Iskandar, lulusan S1 Universitas Indonesia, pendiri dan CEO Green Neighbour Indonesia, sebuah koalisi yang menjembatani riset, kebijakan, dan aksi komunitas untuk mempercepat solusi iklim dan berpengalaman dalam riset kebijakan bersama Bappenas, DPR RI, dan lembaga think tank,
8. Jordi Hildianto, lulusan Sampoerna University & University of Arizona (S1 Double Degree) yang memiliki kepemimpinan yang kuat dalam advokasi pemuda dan kesehatan mental remaja dan berpengalaman dalam program seperti Helping Adolescents Thrive (HAT) dari UNICEF, serta Forum Generasi Berencana Indonesia dari BKKBN,
3. Kevin Angdreas, peneliti ekonomi-politik internasional lulusan Asia Pacific University (S1) & London School of Economics (S2), dengan pengalaman bekerja bersama INDEF, CIPS, dan Foreign Policy Community of Indonesia,
4. Dinda Kayana Rizky, lulusan Universitas Brawijaya (S1&S2) yang berdedikasi pada pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan, serta co-founder Urbanist Indonesia, sebuah yayasan yang mengadvokasi komunitas urban termarjinalkan melalui riset, advokasi, dan layanan publik,
5. Ansar Ahmad, alumnus S1 Universitas Indonesia dan Kepala Fundraising di Shantanu Indonesia, yang mengembangkan program pemberdayaan akar rumput di seluruh nusantara dan aktif memimpin upaya penggalangan dana dan advokasi bersama organisasi seperti Humanity First dan LBH Jakarta,
6. Arief Rahman Nur Fadhilah, konselor karier dan pelatih kepemimpinan yang merupakan lulusan Universitas Airlangga (S1&S2) dengan pengalaman dalam program pengembangan pemuda seperti Pena Bangsa dan pelatihan kepemimpinan Rumah Kepemimpinan,
7. Stephanie Dinda Iskandar, lulusan S1 Universitas Indonesia, pendiri dan CEO Green Neighbour Indonesia, sebuah koalisi yang menjembatani riset, kebijakan, dan aksi komunitas untuk mempercepat solusi iklim dan berpengalaman dalam riset kebijakan bersama Bappenas, DPR RI, dan lembaga think tank,
8. Jordi Hildianto, lulusan Sampoerna University & University of Arizona (S1 Double Degree) yang memiliki kepemimpinan yang kuat dalam advokasi pemuda dan kesehatan mental remaja dan berpengalaman dalam program seperti Helping Adolescents Thrive (HAT) dari UNICEF, serta Forum Generasi Berencana Indonesia dari BKKBN,
Lihat Juga :