TKA Bukan Sekadar Tes tapi Tiket Emas Jalur Prestasi, Siswa Kelas 3 SMA Disarankan Ikut
Rabu, 03 September 2025 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Darmaningtyas membandingkan fungsi TKA dengan tes kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS. Menurutnya, TKA dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga sebagai alat ukur perkembangan akademik individu. Hal ini diharapkan dapat mendorong budaya belajar yang lebih sehat, di mana siswa, guru, hingga orang tua bersama-sama berupaya mencapai hasil yang lebih baik.
Meskipun tidak menjadi penentu kelulusan, TKA diyakini mampu menghadirkan atmosfer kompetisi positif di kalangan pelajar. Ketika nilai TKA menjadi acuan, motivasi untuk belajar cenderung meningkat, bukan hanya dari sisi siswa tetapi juga dukungan dari sekolah dan keluarga.
Namun, keberhasilan TKA tidak hanya bergantung pada antusiasme peserta, melainkan juga pada integritas penyelenggaraannya. Darmaningtyas menegaskan pentingnya menjaga proses tes agar bebas dari manipulasi nilai atau kebocoran soal, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan. Darmaningtyas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan TKA agar hasilnya dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya.
"Kalau penyelenggaraan TKA tahun ini hasilnya belum memuaskan, mungkin itu bisa diingatkan tahun yang akan datang. Tapi menurut saya yang paling penting adalah baik guru maupun dinas itu tidak perlu melakukan manipulasi terhadap nilai. Dulu kan sering ada kebocoran soal, ada manipulasi nilai. Menurut saya dengan TKA ini nggak perlu lah. Nggak perlu cari-cari kebocoran soal, nggak perlu ada manipulasi nilai gitu ya. Ya seandainya saja karena itu akan mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya." katanya.
Meskipun tidak menjadi penentu kelulusan, TKA diyakini mampu menghadirkan atmosfer kompetisi positif di kalangan pelajar. Ketika nilai TKA menjadi acuan, motivasi untuk belajar cenderung meningkat, bukan hanya dari sisi siswa tetapi juga dukungan dari sekolah dan keluarga.
Namun, keberhasilan TKA tidak hanya bergantung pada antusiasme peserta, melainkan juga pada integritas penyelenggaraannya. Darmaningtyas menegaskan pentingnya menjaga proses tes agar bebas dari manipulasi nilai atau kebocoran soal, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan. Darmaningtyas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan TKA agar hasilnya dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya.
"Kalau penyelenggaraan TKA tahun ini hasilnya belum memuaskan, mungkin itu bisa diingatkan tahun yang akan datang. Tapi menurut saya yang paling penting adalah baik guru maupun dinas itu tidak perlu melakukan manipulasi terhadap nilai. Dulu kan sering ada kebocoran soal, ada manipulasi nilai. Menurut saya dengan TKA ini nggak perlu lah. Nggak perlu cari-cari kebocoran soal, nggak perlu ada manipulasi nilai gitu ya. Ya seandainya saja karena itu akan mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya." katanya.
(abd)
Lihat Juga :