Cita-cita Jadi Notaris, Duiddo Imani Muhammad Jadi Wisudawan Termuda FH UGM 2025
Kamis, 04 September 2025 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengaku bahwa selama pengerjaan skripsinya, ia lumayan banyak menghadapi kendala-kendala di lapangan. Namun, pengalamannya sebagai Kepala Departemen di DEMA Justicia memuatnya mampu untuk menyelesaikan kendala tersebut dengan lebih mudah. Salah satunya adalah ia mengetahui cara untuk lebih mudah mendapatkan data untuk penelitiannya tersebut. “Jadi manajemen keputusan itu bakal ngaruh ternyata,” jelas Oi.
Ia pun berpesan kepada para teman-teman lain untuk tidak mudah merasa FOMO (fear of missing out) dengan mengejar sesuatu yang tidak begitu kita butuhkan. Menurutnya, setiap orang memiliki garis nasib yang berbeda-beda dan juga hebat dalam bidangnya masing-masing.
Selain itu, ia pun berpesan untuk tidak meremehkan orang-orang yang usianya di bawah kita, baik dalam cara berpikir maupun pengalamannya. Lebih lanjut, ia pun mengingatkan untuk tidak memaksakan diri baik secara mental, fisik maupun secara pikiran.
Yang tak kalah penting adalah menyiapkan rencana masa depan yang baik, tanpa perlu membandingkan diri dengan orang lain. “Terus semangat, pantang menyerah dan jangan lupa adaptif,” pesannya.
Ia pun berpesan kepada para teman-teman lain untuk tidak mudah merasa FOMO (fear of missing out) dengan mengejar sesuatu yang tidak begitu kita butuhkan. Menurutnya, setiap orang memiliki garis nasib yang berbeda-beda dan juga hebat dalam bidangnya masing-masing.
Selain itu, ia pun berpesan untuk tidak meremehkan orang-orang yang usianya di bawah kita, baik dalam cara berpikir maupun pengalamannya. Lebih lanjut, ia pun mengingatkan untuk tidak memaksakan diri baik secara mental, fisik maupun secara pikiran.
Yang tak kalah penting adalah menyiapkan rencana masa depan yang baik, tanpa perlu membandingkan diri dengan orang lain. “Terus semangat, pantang menyerah dan jangan lupa adaptif,” pesannya.
(nnz)
Lihat Juga :