Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur Raih Juara Sayembara Desain Gerbang DKI Jakarta 2025
Selasa, 16 September 2025 - 19:30 WIB
loading...
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas Budi Luhur. Foto/UBL.
A
A
A
JAKARTA - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas Budi Luhur . Pada ajang Sayembara Desain Gerbang DKI Jakarta 2025, tim gabungan mahasiswa dan dosen berhasil meraih penghargaan di dua kategori sekaligus, memperkuat reputasi kampus sebagai pencetak arsitek muda berprestasi.
Dalam kompetisi tersebut, Desain Gerbang Wilayah Ciledug karya tim Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur sukses meraih Juara II, sementara Desain Gerbang Jakarta Timur mendapat penghargaan sebagai Juara III. Kedua karya ini menonjolkan kreativitas, kearifan lokal, sekaligus sentuhan modern yang mewakili identitas Jakarta.
Baca juga: Jadwal Penting SNBP dan SNBT 2026, Calon Mahasiswa Baru Wajib Catat!
Gerbang Ciledug dirancang sebagai simbol penyambutan dan perpisahan warga Jakarta Selatan. Terinspirasi dari bentuk sayap burung Gelatik dan ornamen Kembang Goyang, desain ini mencerminkan kota yang maju, adaptif, namun tetap menjunjung tinggi budaya Betawi.
Tim perancang gerbang ini terdiri dari Iqbal, Agus, Bagus, Yulia, Salman, dan Intan, dengan bimbingan dosen Arsitektur Karya Subagya dan Triendang Sih.
Sementara itu, Gerbang Nur Ali Jakarta Timur menghadirkan interpretasi kontemporer dari logo Jakarta Timur. Tim mahasiswa menghadirkan perpaduan ikon burung Srigunting dan bambu sebagai elemen utama. Struktur baja perforated hitam membentuk sayap Srigunting yang simetris, sementara bambu berwarna natural digunakan sebagai rangka utama.
Dalam kompetisi tersebut, Desain Gerbang Wilayah Ciledug karya tim Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur sukses meraih Juara II, sementara Desain Gerbang Jakarta Timur mendapat penghargaan sebagai Juara III. Kedua karya ini menonjolkan kreativitas, kearifan lokal, sekaligus sentuhan modern yang mewakili identitas Jakarta.
Baca juga: Jadwal Penting SNBP dan SNBT 2026, Calon Mahasiswa Baru Wajib Catat!
Gerbang Ciledug dirancang sebagai simbol penyambutan dan perpisahan warga Jakarta Selatan. Terinspirasi dari bentuk sayap burung Gelatik dan ornamen Kembang Goyang, desain ini mencerminkan kota yang maju, adaptif, namun tetap menjunjung tinggi budaya Betawi.
Tim perancang gerbang ini terdiri dari Iqbal, Agus, Bagus, Yulia, Salman, dan Intan, dengan bimbingan dosen Arsitektur Karya Subagya dan Triendang Sih.
Sementara itu, Gerbang Nur Ali Jakarta Timur menghadirkan interpretasi kontemporer dari logo Jakarta Timur. Tim mahasiswa menghadirkan perpaduan ikon burung Srigunting dan bambu sebagai elemen utama. Struktur baja perforated hitam membentuk sayap Srigunting yang simetris, sementara bambu berwarna natural digunakan sebagai rangka utama.
Lihat Juga :