Kolaborasi Tingkatkan Pembelajaran Sains Bermuatan Literasi Lingkungan
Rabu, 17 September 2025 - 09:47 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Sekolah SD Yohannes Gabriel Widiatmoko Antonius menyambut positif program ini. Ia menekankan bahwa sekolah memang telah memiliki laboratorium IPA, tetapi pemanfaatannya masih bisa dioptimalkan. Dengan adanya pelatihan dan pengembangan media inovatif, pembelajaran sains diharapkan semakin hidup dan relevan dengan kebutuhan siswa.
Ketua Tim UKWMS Elisabeth Pratidhina menjelaskan bahwa pembelajaran sains idealnya tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep, tetapi juga membentuk sikap dan keterampilan siswa untuk menjaga lingkungan.
"Pendekatan ISLE sesuai untuk mendorong siswa berpikir kritis, melakukan investigasi, sekaligus mengambil aksi nyata dalam pelestarian lingkungan," ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, program ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Tim UKWMS Elisabeth Pratidhina menjelaskan bahwa pembelajaran sains idealnya tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep, tetapi juga membentuk sikap dan keterampilan siswa untuk menjaga lingkungan.
"Pendekatan ISLE sesuai untuk mendorong siswa berpikir kritis, melakukan investigasi, sekaligus mengambil aksi nyata dalam pelestarian lingkungan," ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, program ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat.
(zik)
Lihat Juga :