Tim UNEJ dan UB Adu Strategi di Sirkuit Menantang Kontes Mobil Hemat Energi 2025

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:11 WIB
loading...
Tim UNEJ dan UB Adu...
Hari kedua rangkaian Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 di Universitas Jember (UNEJ) diwarnai ketegangan tinggi. Foto/UNEJ.
A A A
JAKARTA - Hari kedua rangkaian Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 di Universitas Jember (UNEJ) diwarnai ketegangan tinggi, di mana kerja keras riset yang dilakukan tim selama berbulan-bulan diuji habis-habisan di Sirkuit Tegalboto.

Total jarak tempuh yang disyaratkan mencapai 9,7 kilometer yang ditempuh dalam beberapa putaran menjadi penentu tunggal dari dedikasi dan kualitas desain tim peserta.

Tim UNEJ, melalui Ahmad Ramadani, Manajer Tim TITEN (Mobil Listrik), mengungkapkan bahwa persiapan mereka telah memakan waktu 9 bulanan sejak awal tahun. Meskipun berstatus tuan rumah, tantangan terbesar datang dari karakter sirkuit sendiri. "Secara regulasi tikungan enggak boleh 90 derajat, tetapi tikungan UNEJ itu semuanya hampir 90 derajat. Jadi tim sangat kesulitan," ungkap Dani.

Baca juga: UNEJ Tuan Rumah Kontes Mobil Hemat Energi 2025, 44 Kampus Siap Berlomba

Ia menjelaskan bahwa kendala ini memaksa timmnya untuk melakukan riset lebih mendalam hingga malam hari di tengah lampu penerangan yang minim. “Kami tidak bisa latihan di pagi hari karena kondisi kendaraan yang masih lalu lalang. Nah saat malam hari itu mobil kami sudah hampir dua kali naik trotoar." Namun, persiapan matang membuahkan hasil.

"Tapi Alhamdulillah kemarin yang kita tes TI (Technical Inspection), satu kali jalan itu sudah langsung siap Race. Momen itu yang paling berkesan."

Tantangan sirkuit UNEJ juga dirasakan oleh Tim Apatte 62 dari Universitas Brawijaya (UB). Tim UB yang mobilnya sempat mengalami crash di lintasan menyoroti titik kritis yang dihadapi driver wanita mereka, Puja Lutfiana.

Baca juga: Kolaborasi Pertamina Lubricants dan ITS Hadirkan Dua Mobil Hemat Energi

"Sirkuit ini challenging karena medannya beda. Ada tikungan siku-siku yang radius beloknya 90 derajat yang sempat menyulitkan driver kami,” kata Dina Dewi (Tim Non-Tek UB).

Ibrahim Algifari (Tim Non-Tek UB) menambahkan bahwa Tikungan pertama dan Tikungan selanjutnya menjadi titik paling sulit karena naik-turun dan berbentuk siku-siku.

Tim UB, yang meriset mobil sejak Februari, terpaksa melakukan evaluasi mendadak. "Setelah insiden, evaluasinya dari mekanik sama driver-nya lebih membicarakan soal akselerasi sama turn point-nya biar mereka enggak crash," ujar Ibrahim.

Meskipun kesulitan di lintasan, Tim UB memuji dukungan tuan rumah. "Persiapan UNEJ saat KMHE kali ini saya rasa cukup prepare, walaupun sempat terkandala saat turun hujan kemarin," kata Dina, memuji kesiapan Paddock dan logistik yang mempermudah adaptasi mereka.

Di tengah semua tantangan ini, semangat kompetisi Tim UNEJ tetap menyala. Ahmad Rahmadani menyebut tim dari Semar UGM sebagai lawan terbesar. Namun, dengan support besar dari fakultas dan status tuan rumah, ia optimis: "Harapan untuk menang pasti 100%."

Kisah perjuangan tim yang harus membenahi mobil di bawah tekanan waktu, berhadapan dengan tikungan 90 derajat, dan ambisi untuk menang adalah bukti nyata bahwa KMHE di Jember adalah validasi terbaik bagi masa depan teknologi energi Indonesia.

Lomba KMHE akan mencapai puncaknya besok, yang menentukan siapa yang layak meraih gelar juara Prototipe dan Urban Concept
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Rekomendasi
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Berita Terkini
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved