Kisah Jessie Manopo, Doktor Fisika Termuda ITB dengan Predikat Summa Cumlaude
Rabu, 12 November 2025 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan akademik Jessie dimulai di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), tempat ia meraih gelar Sarjana Fisika dengan predikat Cumlaude. Di kampus tersebut, minatnya terhadap fisika semakin berkembang berkat bimbingan para dosen yang membuatnya melihat ilmu fisika sebagai cara menarik untuk memahami alam semesta.
Titik baliknya terjadi saat semester enam, ketika ia mendalami Fisika Zat Padat dan mulai tertarik dengan riset di bidang ilmu material. Karena juga memiliki ketertarikan pada programming sejak SMA, Jessie memutuskan menggabungkan dua minat itu dengan menekuni Computational Materials Science (Ilmu Material Komputasi). Bahkan sejak jenjang S1, ia sudah mempelajari Density Functional Theory (DFT), metode yang kemudian menjadi fokus utama penelitiannya hingga S3.
Baca juga: 5 Artis Indonesia yang Punya Gelar S3, Nomor 4 Sukses Jadi Dosen
Salah satu faktor penting yang mempercepat pencapaian gelar doktornya adalah partisipasinya dalam program PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul). Program ini memungkinkan mahasiswa menempuh jenjang S2 dan S3 secara terintegrasi hanya dalam waktu empat tahun.
Ketertarikan Jessie terhadap PMDSU muncul sejak masa kuliah S1. “Awalnya waktu S1 ada kakak tingkat yang juga lanjut S2-S3 dengan beasiswa PMDSU. Beliau diundang ke kampus untuk mengisi acara, dan setelah mendengar testimoninya saya jadi tertarik,” ujarnya. Selain itu, program ini juga memberi peluang riset di luar negeri melalui PKPI-PMDSU, yang sejalan dengan cita-citanya untuk berkarier di bidang riset.
Titik baliknya terjadi saat semester enam, ketika ia mendalami Fisika Zat Padat dan mulai tertarik dengan riset di bidang ilmu material. Karena juga memiliki ketertarikan pada programming sejak SMA, Jessie memutuskan menggabungkan dua minat itu dengan menekuni Computational Materials Science (Ilmu Material Komputasi). Bahkan sejak jenjang S1, ia sudah mempelajari Density Functional Theory (DFT), metode yang kemudian menjadi fokus utama penelitiannya hingga S3.
Baca juga: 5 Artis Indonesia yang Punya Gelar S3, Nomor 4 Sukses Jadi Dosen
Salah satu faktor penting yang mempercepat pencapaian gelar doktornya adalah partisipasinya dalam program PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul). Program ini memungkinkan mahasiswa menempuh jenjang S2 dan S3 secara terintegrasi hanya dalam waktu empat tahun.
Ketertarikan Jessie terhadap PMDSU muncul sejak masa kuliah S1. “Awalnya waktu S1 ada kakak tingkat yang juga lanjut S2-S3 dengan beasiswa PMDSU. Beliau diundang ke kampus untuk mengisi acara, dan setelah mendengar testimoninya saya jadi tertarik,” ujarnya. Selain itu, program ini juga memberi peluang riset di luar negeri melalui PKPI-PMDSU, yang sejalan dengan cita-citanya untuk berkarier di bidang riset.
Lihat Juga :