UIN Jakarta Dorong Dialog Lintas Iman dan Inovasi Digital Lewat Kuliah Umum Internasional
Jum'at, 14 November 2025 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai penutup sesi kuliah tamu, Prof. Amelia Fauzia, Ph.D. menekankan pentingnya memperkuat praktik filantropi lintas iman di era digital, berdasarkan riset dan pengalamannya memimpin Social Trust Fund UIN Jakarta.
“Transformasi digital membuka peluang baru bagi filantropi yang lebih inklusif. Melalui kolaborasi lintas agama dan pemanfaatan platform digital, kita dapat menumbuhkan nilai toleransi, solidaritas, dan keadilan sosial yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat,” pungkas perempuan lulusan University of Melbourne.
Chairman TBN Indonesia, Teddy Hartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TBN untuk mempertemukan pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas dalam mendorong perubahan sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk membangun ekosistem kepemimpinan yang transformatif.
“Kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya kompeten secara teknologi, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan perannya di masyarakat. Kolaborasi dengan UIN Jakarta dan TBN Indonesia merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran bermakna yang mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global,” kata Isaac Munandar, CEO & Co-Founder MAXY Academy.
Selain kuliah umum, para pembicara juga melakukan audiensi dengan pimpinan universitas untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang riset, pengajaran, dan pengembangan di Innovation Impact Hub — sebuah inisiatif bersama antara TBN Indonesia, MAXY Academy, dan UIN Jakarta yang bertujuan menjadi pusat inovasi sosial berbasis nilai spiritual, kewirausahaan, dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui Innovation Impact Hub ini, ketiga institusi berkomitmen menghadirkan wadah bagi mahasiswa dan akademisi untuk mengembangkan solusi berdampak yang menggabungkan iman, teknologi, dan kepemimpinan transformatif bagi kemajuan masyarakat.
“Transformasi digital membuka peluang baru bagi filantropi yang lebih inklusif. Melalui kolaborasi lintas agama dan pemanfaatan platform digital, kita dapat menumbuhkan nilai toleransi, solidaritas, dan keadilan sosial yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat,” pungkas perempuan lulusan University of Melbourne.
Chairman TBN Indonesia, Teddy Hartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TBN untuk mempertemukan pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas dalam mendorong perubahan sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk membangun ekosistem kepemimpinan yang transformatif.
“Kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya kompeten secara teknologi, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan perannya di masyarakat. Kolaborasi dengan UIN Jakarta dan TBN Indonesia merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran bermakna yang mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global,” kata Isaac Munandar, CEO & Co-Founder MAXY Academy.
Selain kuliah umum, para pembicara juga melakukan audiensi dengan pimpinan universitas untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang riset, pengajaran, dan pengembangan di Innovation Impact Hub — sebuah inisiatif bersama antara TBN Indonesia, MAXY Academy, dan UIN Jakarta yang bertujuan menjadi pusat inovasi sosial berbasis nilai spiritual, kewirausahaan, dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui Innovation Impact Hub ini, ketiga institusi berkomitmen menghadirkan wadah bagi mahasiswa dan akademisi untuk mengembangkan solusi berdampak yang menggabungkan iman, teknologi, dan kepemimpinan transformatif bagi kemajuan masyarakat.
(nnz)
Lihat Juga :