Kisah Dinianti, Lolos KIP Kuliah dan Kini Kuliah di Kedokteran Hewan Unhas
Minggu, 16 November 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 5 Penyebab Dana KIP Kuliah 2025 Belum Cair ke Rekening Mahasiswa, Cek Statusmu Sekarang
Dari panggung sederhana hingga lomba sekolah, kemampuan bernyanyinya mengantarkan namanya dikenal luas meski ia tidak memiliki perlengkapan musik mahal.
Bakat menyanyi itu tumbuh bersamaan dengan tekadnya menjadi dokter. Meski hidup serba terbatas, rasa ingin tahunya di dunia kesehatan tidak pernah luntur.
“Awalnya ibu tidak merestui karena ragu bisa membiayai kuliah kedokteran. Tapi saya terus meyakinkan ibu kalau saya bisa kuliah dengan beasiswa,” ucap Dini dengan suara bergetar.
Menjelang kelulusan SMA, Dini sadar bahwa melanjutkan kuliah adalah mimpi yang sulit diwujudkan secara finansial. Ibunya bekerja serabutan, dan mereka sudah bertahun-tahun menempati rumah kontrakan yang sama. Selain sering terdampak banjir, biaya sekolah pun menjadi tantangan tersendiri.
Namun Dini tidak patah semangat. Ia belajar dengan tekun, meraih banyak prestasi, dan mencoba setiap peluang beasiswa yang tersedia. Hingga akhirnya, saat pengumuman KIP Kuliah 2025 dirilis, ia membuka ponselnya dengan tangan gemetar.
Kalimat “Selamat, Anda Lolos” langsung membuatnya dan sang ibu menangis bahagia di rumah kontrakan yang masih lembap setelah hujan semalaman. Untuk pertama kalinya, masa depan terasa lebih dekat.
Dari panggung sederhana hingga lomba sekolah, kemampuan bernyanyinya mengantarkan namanya dikenal luas meski ia tidak memiliki perlengkapan musik mahal.
Bakat menyanyi itu tumbuh bersamaan dengan tekadnya menjadi dokter. Meski hidup serba terbatas, rasa ingin tahunya di dunia kesehatan tidak pernah luntur.
“Awalnya ibu tidak merestui karena ragu bisa membiayai kuliah kedokteran. Tapi saya terus meyakinkan ibu kalau saya bisa kuliah dengan beasiswa,” ucap Dini dengan suara bergetar.
Perjuangan Masuk Fakultas Kedokteran Hewan Unhas
Menjelang kelulusan SMA, Dini sadar bahwa melanjutkan kuliah adalah mimpi yang sulit diwujudkan secara finansial. Ibunya bekerja serabutan, dan mereka sudah bertahun-tahun menempati rumah kontrakan yang sama. Selain sering terdampak banjir, biaya sekolah pun menjadi tantangan tersendiri.
Namun Dini tidak patah semangat. Ia belajar dengan tekun, meraih banyak prestasi, dan mencoba setiap peluang beasiswa yang tersedia. Hingga akhirnya, saat pengumuman KIP Kuliah 2025 dirilis, ia membuka ponselnya dengan tangan gemetar.
Kalimat “Selamat, Anda Lolos” langsung membuatnya dan sang ibu menangis bahagia di rumah kontrakan yang masih lembap setelah hujan semalaman. Untuk pertama kalinya, masa depan terasa lebih dekat.
Lihat Juga :