Riwayat Pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI yang Jadi Sorotan soal Program MBG
Senin, 17 November 2025 - 18:30 WIB
loading...
Riwayat pendidikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI , Cucun Ahmad Syamsurijal , tengah menjadi sorotan warganet setelah sebuah video pernyataannya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Cucun menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memerlukan tenaga profesional seperti ahli gizi.
Ia bahkan mengatakan bahwa kebutuhan tenaga pengawas gizi dapat digantikan oleh lulusan SMA yang menjalani pelatihan tiga bulan dan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas, terutama dari kalangan tenaga kesehatan dan akademisi yang menilai pemantauan gizi merupakan pekerjaan berbasis kompetensi khusus.
Di tengah tingginya pembahasan mengenai pernyataannya, riwayat pendidikan Cucun pun ikut menjadi perhatian publik, dikutip dari laman DPR, Senin (17/11/2025).
Cucun Ahmad Syamsurijal lahir di Bandung, 8 November 1972. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam perjalanan karier politiknya, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain:
Baca juga: 3 Alasan Danantara Danai Peternakan Ayam Rp20 Triliun demi Pasok MBG
Ketua Fraksi PKB DPR RI (2017–2024)
Sekretaris Fraksi PKB DPR RI (2015–2017)
Ketua Garda Bangsa (2015–2019)
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung (2010–2015)
Perjalanan pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal dimulai di bangku sekolah dasar pada akhir tahun 1970-an. Ia menempuh pendidikan dasar di MIN Sutam dari tahun 1979 hingga 1985. Setelah itu, Cucun melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah menengah pertama di SMP II Ciparay, tempat ia bersekolah dari 1985 hingga 1988.
Baca juga: Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
Pendidikan menengah atasnya ditempuh di SMA I Cipasung, sebuah sekolah yang cukup dikenal di wilayah Tasikmalaya. Ia menyelesaikan pendidikannya di SMA tersebut pada tahun 1991. Setelah lulus SMA, Cucun melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Cucun menempuh pendidikan tinggi pertama di IAIC Tasikmalaya, mengambil jurusan Peradilan Agama pada kurun waktu 1991 hingga 1996. Pendidikan ini menjadi pondasi awalnya dalam memahami isu-isu sosial, hukum, dan keagamaan.
Beberapa tahun kemudian, Cucun kembali melanjutkan pendidikannya di bidang yang berbeda. Ia mengambil program studi Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada dua periode. Pertama, ia belajar di UNPAD pada tahun 2016–2018, kemudian kembali melanjutkan studi lanjutan pada tahun 2020–2023.
Pilihan studinya di bidang administrasi publik menunjukkan ketertarikannya pada tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik, sejalan dengan perannya di parlemen.
M/G Tasya Rosmalina
Ia bahkan mengatakan bahwa kebutuhan tenaga pengawas gizi dapat digantikan oleh lulusan SMA yang menjalani pelatihan tiga bulan dan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas, terutama dari kalangan tenaga kesehatan dan akademisi yang menilai pemantauan gizi merupakan pekerjaan berbasis kompetensi khusus.
Di tengah tingginya pembahasan mengenai pernyataannya, riwayat pendidikan Cucun pun ikut menjadi perhatian publik, dikutip dari laman DPR, Senin (17/11/2025).
Profil Singkat Cucun Ahmad Syamsurijal
Cucun Ahmad Syamsurijal lahir di Bandung, 8 November 1972. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam perjalanan karier politiknya, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain:
Baca juga: 3 Alasan Danantara Danai Peternakan Ayam Rp20 Triliun demi Pasok MBG
Ketua Fraksi PKB DPR RI (2017–2024)
Sekretaris Fraksi PKB DPR RI (2015–2017)
Ketua Garda Bangsa (2015–2019)
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung (2010–2015)
Riwayat Pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal
Perjalanan pendidikan Cucun Ahmad Syamsurijal dimulai di bangku sekolah dasar pada akhir tahun 1970-an. Ia menempuh pendidikan dasar di MIN Sutam dari tahun 1979 hingga 1985. Setelah itu, Cucun melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah menengah pertama di SMP II Ciparay, tempat ia bersekolah dari 1985 hingga 1988.
Baca juga: Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
Pendidikan menengah atasnya ditempuh di SMA I Cipasung, sebuah sekolah yang cukup dikenal di wilayah Tasikmalaya. Ia menyelesaikan pendidikannya di SMA tersebut pada tahun 1991. Setelah lulus SMA, Cucun melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Cucun menempuh pendidikan tinggi pertama di IAIC Tasikmalaya, mengambil jurusan Peradilan Agama pada kurun waktu 1991 hingga 1996. Pendidikan ini menjadi pondasi awalnya dalam memahami isu-isu sosial, hukum, dan keagamaan.
Beberapa tahun kemudian, Cucun kembali melanjutkan pendidikannya di bidang yang berbeda. Ia mengambil program studi Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada dua periode. Pertama, ia belajar di UNPAD pada tahun 2016–2018, kemudian kembali melanjutkan studi lanjutan pada tahun 2020–2023.
Pilihan studinya di bidang administrasi publik menunjukkan ketertarikannya pada tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik, sejalan dengan perannya di parlemen.
M/G Tasya Rosmalina
(nnz)
Lihat Juga :