Kagumi Integritas Baharuddin Lopa, Rifa Okstriana Sabet Wisudawan Terbaik FH Unesa
Minggu, 23 November 2025 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menjalani magang di Pengadilan Negeri Bojonegoro, di mana ia mempelajari proses administrasi perkara perdata dan pidana, pencatatan jalannya persidangan, hingga penyusunan berkas putusan.
Salah satu pengalaman kuliah yang paling membekas baginya adalah mengikuti Praktik Latihan Kemahiran Hukum (PLKH). Selama satu semester, ia dan teman-temannya melakukan simulasi persidangan dengan lengkap mulai dari peran hakim, jaksa, penasihat hukum, hingga panitera.
“Pengalaman itu sangat berharga karena benar-benar menggambarkan dunia kerja seorang praktisi hukum,” katanya.
Rifa juga aktif berkontribusi dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum. Ia pernah menjadi Staf Ahli Divisi Publikasi sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua Divisi Pemberdayaan Perempuan. Dalam peran itu, ia turut memimpin program Rangkul Puan, sebuah komunitas ramah gender yang menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesetaraan gender serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Usai lulus dan diwisuda, Rifa berkeinginan berkarier di instansi pemerintah atau lembaga peradilan, termasuk Mahkamah Agung atau BUMN. Ia juga memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di bidang hukum untuk memperdalam keilmuan dan memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.
Salah satu pengalaman kuliah yang paling membekas baginya adalah mengikuti Praktik Latihan Kemahiran Hukum (PLKH). Selama satu semester, ia dan teman-temannya melakukan simulasi persidangan dengan lengkap mulai dari peran hakim, jaksa, penasihat hukum, hingga panitera.
“Pengalaman itu sangat berharga karena benar-benar menggambarkan dunia kerja seorang praktisi hukum,” katanya.
Rifa juga aktif berkontribusi dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum. Ia pernah menjadi Staf Ahli Divisi Publikasi sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua Divisi Pemberdayaan Perempuan. Dalam peran itu, ia turut memimpin program Rangkul Puan, sebuah komunitas ramah gender yang menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesetaraan gender serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Usai lulus dan diwisuda, Rifa berkeinginan berkarier di instansi pemerintah atau lembaga peradilan, termasuk Mahkamah Agung atau BUMN. Ia juga memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di bidang hukum untuk memperdalam keilmuan dan memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.
(nnz)
Lihat Juga :