Cerita Mapala USK Bertaruh Nyawa Membawa Bantuan Ke Desa yang Terisolir Bencana di Aceh

Sabtu, 06 Desember 2025 - 10:00 WIB
loading...
A A A


Setelah berhari-hari menanti tanpa kepastian, tangis haru akhirnya pecah. Bantuan logistik yang dibawa oleh tim Mapala Leuser berhasil menembus timbunan bencana longsor. Ini adalah bantuan pertama dan satu-satunya yang menyentuh tanah Bergang sejak bencana terjadi.

Prosesnya pun tak kalah heroik. Relawan dan warga harus berjalan kaki selama enam jam, memanggul beban logistik di punggung, menembus hujan deras dan kegelapan malam, bahkan terpaksa bermalam di perjalanan karena lokasi yang yang terlalu berbahaya untuk ditempuh saat gelap.

Bagi masyarakat, pecinta alam mungkin identik dengan pendakian gunung. Namun, di Desa Bergang, Mapala Leuser USK hadir sebagai satuan penyelamat taktis. Dengan bekal kemampuan mountaineering, navigasi darat, dan manajemen SAR, mereka mampu menembus jalur ekstrem yang hampir mustahil dilewati.

Meski menghadapi medan berat dan risiko tinggi, tim akhirnya tiba di Bergang dan berhasil menyerahkan bantuan kepada warga. Kedatangan logistik ini bukan sekadar tentang makanan, melainkan tentang harapan. Ia menjadi bukti bahwa semua pihak secara terpadu berupaya membantu korban bencana.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mendorong langkah cepat berbagai kampus, baik yang berada di wilayah terdampak maupun di luar daerah, dalam memberikan bantuan kesehatan, logistik, layanan darurat, hingga dukungan psikososial.

Kemendiktisaintek menegaskan bahwa kontribusi aktif perguruan tinggi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana, sekaligus wujud nyata arah kebijakan Diktisaintek Berdampak di seluruh Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Mendikdasmen Pastikan...
Mendikdasmen Pastikan Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Aceh Tuntas 2026
437 Madrasah di Aceh...
437 Madrasah di Aceh Siap Pembelajaran Tatap Muka pada 5 Januari 2026
Mendikdasmen Sebut 85...
Mendikdasmen Sebut 85 Persen Sekolah di Aceh-Sumatera Sudah Bisa Beroperasi
16.467 Guru dan Tendik...
16.467 Guru dan Tendik Terdampak Bencana dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya
Universitas Budi Luhur...
Universitas Budi Luhur Nyalakan 1.000 Lilin untuk Korban Banjir Sumatera
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Berita Terkini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved