Qodari Tegaskan Komitmen Pemerintah terhadap Pendidikan Penyandang Disabilitas
Selasa, 16 Desember 2025 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
Qodari memberikan alasan bahwa sekolah SLB tidak bisa disamakan dengan sekolah umum. SLB umumnya memiliki jumlah murid yang lebih sedikit, contohnya di SLB Ulaka Penca hanya terdapat 75 total murid untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, sehingga sulit untuk menutupi kebutuhan harian dan bulanan operasional meskipun ada pembayaran SPP.
Selain pendidikan inklusif, tiga fokus lain yang dipaparkan Qodari adalah pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas. Qodari mengapresiasi SLB Ulaka Penca karena memiliki balai latihan kerja dan workshop. Selain itu, Qodari menyoroti perlindungan sosial yang berkeadilan dan bermartabat, serta pentingnya kolaborasi kerja sama atau gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Qodari juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SLB Ulaka Penca, yayasan, dan para guru, dan menekankan bahwa anak-anak penyandang disabilitas adalah bagian integral dari masa depan Republik Indonesia.
Selain pendidikan inklusif, tiga fokus lain yang dipaparkan Qodari adalah pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas. Qodari mengapresiasi SLB Ulaka Penca karena memiliki balai latihan kerja dan workshop. Selain itu, Qodari menyoroti perlindungan sosial yang berkeadilan dan bermartabat, serta pentingnya kolaborasi kerja sama atau gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Qodari juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SLB Ulaka Penca, yayasan, dan para guru, dan menekankan bahwa anak-anak penyandang disabilitas adalah bagian integral dari masa depan Republik Indonesia.
(zik)
Lihat Juga :