Wamen Stella Tekankan Pentingnya Pola Pikir di Era AI untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Rabu, 17 Desember 2025 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pendidikan Letda TNI Rizki Juniansyah, Lifter yang Pecahkan Rekor Dunia SEA Games 2025
Sejalan dengan hak tersebut, Country Head Tanoto Foundation Indonesia, Inge Sanitasia Kusuma mengungkapkan bahwa hampir 43% anak di bawah usia 5 tahun berisiko tertinggal akibat kurangnya stimulasi, gizi, dan kesempatan belajar dini. Ia menekankan bahwa investasi pada pengasuhan dan pembelajaran anak usia dini merupakan investasi strategis dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Hampir 90% anak menghabiskan 30 tahun pertama hidup di rumah, seringkali tanpa bimbingan yang konsisten dalam hal stimulasi dan perawatan responsif. Berinvestasi sejak dini adalah cara kita mengubah potensi demografis menjadi kemajuan nasional yang nyata,” tegas Inge.
Pemerintah telah mengembangkan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sebagai upaya memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara menyeluruh, baik dalam kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan stimulasi sesuai tahapan perkembangan. Program ini telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa penguatan kualitas keluarga dan praktik pengasuhan perlu disinergikan dengan berbagai kebijakan nasional.
Sejalan dengan hak tersebut, Country Head Tanoto Foundation Indonesia, Inge Sanitasia Kusuma mengungkapkan bahwa hampir 43% anak di bawah usia 5 tahun berisiko tertinggal akibat kurangnya stimulasi, gizi, dan kesempatan belajar dini. Ia menekankan bahwa investasi pada pengasuhan dan pembelajaran anak usia dini merupakan investasi strategis dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Hampir 90% anak menghabiskan 30 tahun pertama hidup di rumah, seringkali tanpa bimbingan yang konsisten dalam hal stimulasi dan perawatan responsif. Berinvestasi sejak dini adalah cara kita mengubah potensi demografis menjadi kemajuan nasional yang nyata,” tegas Inge.
Pemerintah telah mengembangkan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sebagai upaya memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara menyeluruh, baik dalam kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan stimulasi sesuai tahapan perkembangan. Program ini telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa penguatan kualitas keluarga dan praktik pengasuhan perlu disinergikan dengan berbagai kebijakan nasional.
Lihat Juga :