Profil Nashin Mahtani, Inovator Peta Kebencanaan dari Indonesia yang Meraih Penghargaan PBB
Rabu, 24 Desember 2025 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Nashin juga dikenal aktif dalam riset kolaboratif. Ia merupakan principal co-investigator MERA, sebuah kolektif riset dan desain yang meneliti masa depan struktur tata kelola berbasis keseimbangan ekologis (ecological homeostasis).
Berbekal latar pendidikan dan riset tersebut, Nashin mendirikan dan mengembangkan Yayasan Peta Bencana sejak 2017. Ia memimpin perluasan platform PetaBencana.id dari sistem pemetaan banjir skala kota menjadi platform pemetaan multi-bahaya real-time yang kini melayani lebih dari 350 juta pengguna di Asia Tenggara.
Pendekatan akademik dan riset yang ia miliki juga mendorong pengembangan strategi desain berbasis konteks lokal, sehingga teknologi kebencanaan dapat diadaptasi lintas negara.
Pada 2019, Nashin mendirikan MapaKalamidad.ph di Filipina, dan pada 2024 membentuk Climate Emergency Software Alliance untuk memperkuat koordinasi internasional dalam adopsi perangkat lunak kebencanaan terbuka.
Pada 2021, ia masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 untuk kontribusinya di bidang isu sosial. Ia juga menjadi semi-finalis Global Citizen Prize: Cisco Youth Leadership Award 2019, serta terpilih sebagai Southeast Asian Women Leader oleh YSEALI pada 2020.
Karya tulis, desain, dan film Nashin telah dipublikasikan di berbagai jurnal serta dipamerkan di forum internasional. Ia juga aktif sebagai pembicara dan dosen tamu di berbagai universitas dan institusi pendidikan global.
Pendidikan, Riset, dan Aktivisme Berbasis Teknologi
Berbekal latar pendidikan dan riset tersebut, Nashin mendirikan dan mengembangkan Yayasan Peta Bencana sejak 2017. Ia memimpin perluasan platform PetaBencana.id dari sistem pemetaan banjir skala kota menjadi platform pemetaan multi-bahaya real-time yang kini melayani lebih dari 350 juta pengguna di Asia Tenggara.
Pendekatan akademik dan riset yang ia miliki juga mendorong pengembangan strategi desain berbasis konteks lokal, sehingga teknologi kebencanaan dapat diadaptasi lintas negara.
Pada 2019, Nashin mendirikan MapaKalamidad.ph di Filipina, dan pada 2024 membentuk Climate Emergency Software Alliance untuk memperkuat koordinasi internasional dalam adopsi perangkat lunak kebencanaan terbuka.
Pengakuan Internasional atas Kiprah Akademik dan Profesional
Pada 2021, ia masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 untuk kontribusinya di bidang isu sosial. Ia juga menjadi semi-finalis Global Citizen Prize: Cisco Youth Leadership Award 2019, serta terpilih sebagai Southeast Asian Women Leader oleh YSEALI pada 2020.
Karya tulis, desain, dan film Nashin telah dipublikasikan di berbagai jurnal serta dipamerkan di forum internasional. Ia juga aktif sebagai pembicara dan dosen tamu di berbagai universitas dan institusi pendidikan global.
(nnz)
Lihat Juga :