Kemenag Perkuat Madrasah hingga PTKI Lewat Peta Jalan Pendidikan Islam 2030–2045
Selasa, 30 Desember 2025 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyampaikan bahwa transformasi pendidikan Islam mencakup seluruh jenjang, mulai dari madrasah, pendidikan diniyah dan pesantren, hingga perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI). Transformasi tersebut diarahkan untuk melahirkan khairu ummah, umat terbaik yang unggul secara spiritual, moral, intelektual, dan sosial.
Menurutnya, pendidikan Islam ke depan dituntut mampu menjawab tantangan global, seperti digitalisasi, pemerataan akses pendidikan, serta dinamika perubahan sosial, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
“Pendidikan Islam harus mampu menjaga harmoni antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan, serta berkontribusi nyata bagi peradaban bangsa,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Agama, juga siswa-siswi dari madrasah dan juga pondok pesantren.
Suyitno juga menekankan pentingnya pendekatan future studies dalam pengembangan pendidikan Islam. Kajian masa depan ini dinilai perlu menjadi bagian dari konsentrasi akademik di PTKI agar mampu memprediksi kebutuhan umat dan bangsa di masa mendatang.
“Kajian masa depan bukan hal baru secara global, namun sudah saatnya menjadi perhatian serius dalam pengembangan pendidikan Islam kita,” jelasnya.
Menurutnya, pendidikan Islam ke depan dituntut mampu menjawab tantangan global, seperti digitalisasi, pemerataan akses pendidikan, serta dinamika perubahan sosial, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
“Pendidikan Islam harus mampu menjaga harmoni antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan, serta berkontribusi nyata bagi peradaban bangsa,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Agama, juga siswa-siswi dari madrasah dan juga pondok pesantren.
Suyitno juga menekankan pentingnya pendekatan future studies dalam pengembangan pendidikan Islam. Kajian masa depan ini dinilai perlu menjadi bagian dari konsentrasi akademik di PTKI agar mampu memprediksi kebutuhan umat dan bangsa di masa mendatang.
“Kajian masa depan bukan hal baru secara global, namun sudah saatnya menjadi perhatian serius dalam pengembangan pendidikan Islam kita,” jelasnya.
Lihat Juga :