Kisah Ardi, Mantan Driver Ojol dan Awardee LPDP Kini Jadi Supervisor di Industri Nikel Morowali
Kamis, 01 Januari 2026 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Tak lama setelah Ardi memulai masa studinya, pandemi COVID-19 merebak dan mengubah banyak rencana. Ia harus kembali ke Indonesia dan melanjutkan perkuliahan secara daring. Program magang yang menjadi bagian wajib dari skema beasiswa pun terpaksa dilaksanakan di dalam negeri.
Beruntung, mitra program, GEM Co. Ltd., telah lebih dahulu mendirikan fasilitas industri di Morowali melalui PT QMB New Energy Materials, sehingga Ardi tetap dapat menjalani magang sesuai bidang studinya.
Lulus dari CSU pada tahun 2022, Ardi langsung bekerja di PT QMB New Energy Materials. Berkat magang yang dijalaninya di tempat yang sama, ia tak terlalu banyak menemui kesulitan dan adaptasi, khususnya ketika harus berinteraksi dengan rekan kerja dan atasannya yang merupakan tenaga kerja asing asal Tiongkok. Hanya dalam waktu yang relatif cepat, tiga tahun, Ardi kini telah menduduki jabatan manajerial sebagai Supervisor di divisi Research and Development.
“Jenjang kariernya sangat cepat. Untuk saya sendiri dan teman-teman yang seangkatan, bisa dibilang sekarang kami sudah berada di level manajerial. Ada yang menempati posisi supervisor, dan sebagian lainnya sudah memegang peran kepemimpinan”, terangnya.
Saat ini, Ardi lebih banyak berfokus pada upaya pengembangan, termasuk pengembangan karyawan melalui berbagai program pelatihan dan inisiatif peningkatan kapasitas lainnya.
Dalam lingkup Research and Development, Ardi terlibat dalam berbagai proyek penelitian dengan fokus yang beragam. Tidak hanya berkaitan dengan optimasi dan penjagaan kualitas produk dari proses produksi yang sedang berjalan, penelitian tersebut juga diarahkan pada pengembangan produk-produk baru serta pemanfaatan potensi lain dari proses pengolahan.
Salah satu fokus penting dalam pengembangan ini adalah upaya mengolah limbah hasil produksi agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga material yang semula dianggap sebagai sampah dapat diubah menjadi sumber nilai tambah.
Beruntung, mitra program, GEM Co. Ltd., telah lebih dahulu mendirikan fasilitas industri di Morowali melalui PT QMB New Energy Materials, sehingga Ardi tetap dapat menjalani magang sesuai bidang studinya.
Lulus dari CSU pada tahun 2022, Ardi langsung bekerja di PT QMB New Energy Materials. Berkat magang yang dijalaninya di tempat yang sama, ia tak terlalu banyak menemui kesulitan dan adaptasi, khususnya ketika harus berinteraksi dengan rekan kerja dan atasannya yang merupakan tenaga kerja asing asal Tiongkok. Hanya dalam waktu yang relatif cepat, tiga tahun, Ardi kini telah menduduki jabatan manajerial sebagai Supervisor di divisi Research and Development.
“Jenjang kariernya sangat cepat. Untuk saya sendiri dan teman-teman yang seangkatan, bisa dibilang sekarang kami sudah berada di level manajerial. Ada yang menempati posisi supervisor, dan sebagian lainnya sudah memegang peran kepemimpinan”, terangnya.
Saat ini, Ardi lebih banyak berfokus pada upaya pengembangan, termasuk pengembangan karyawan melalui berbagai program pelatihan dan inisiatif peningkatan kapasitas lainnya.
Dalam lingkup Research and Development, Ardi terlibat dalam berbagai proyek penelitian dengan fokus yang beragam. Tidak hanya berkaitan dengan optimasi dan penjagaan kualitas produk dari proses produksi yang sedang berjalan, penelitian tersebut juga diarahkan pada pengembangan produk-produk baru serta pemanfaatan potensi lain dari proses pengolahan.
Salah satu fokus penting dalam pengembangan ini adalah upaya mengolah limbah hasil produksi agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga material yang semula dianggap sebagai sampah dapat diubah menjadi sumber nilai tambah.
(nnz)
Lihat Juga :