7 Universitas Islam Negeri Terbaik yang Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hattrick, UI Kampus Terbaik Paling Berkelanjutan di Asia Versi GreenMetric 2025
Webometrics merupakan platform pemeringkatan perguruan tinggi global yang menilai kinerja institusi secara multidimensi. Penilaian tidak hanya berfokus pada jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga mencakup keterbukaan akademik, pengaruh keilmuan, dan visibilitas digital kampus di tingkat global.
Pemeringkatan ini dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada Januari dan Juli, dengan cakupan lebih dari 32.000 institusi pendidikan tinggi dari lebih 200 negara. Webometrics bersifat independen, berbasis riset, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keterbukaan akses pengetahuan.
Dalam pemeringkatan Januari 2026, Webometrics menggunakan tiga indikator utama:
Visibility (Impact) dengan bobot 50 persen, mengukur dampak institusi berdasarkan jumlah domain eksternal yang merujuk ke laman resmi kampus, menggunakan data dari Ahrefs.
Transparency (Openness) sebesar 10 persen, menilai jumlah sitasi dari 310 peneliti teratas institusi melalui Google Scholar, dengan mengecualikan 20 peneliti dengan sitasi sangat tinggi agar hasil penilaian tetap proporsional.
Excellence berbobot 40 persen, mengukur kualitas publikasi ilmiah melalui jumlah artikel yang masuk 10 persen teratas paling banyak disitasi pada periode 2019–2023, berdasarkan data Scopus dan Scimago.
Tentang Webometrics
Webometrics merupakan platform pemeringkatan perguruan tinggi global yang menilai kinerja institusi secara multidimensi. Penilaian tidak hanya berfokus pada jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga mencakup keterbukaan akademik, pengaruh keilmuan, dan visibilitas digital kampus di tingkat global.
Pemeringkatan ini dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada Januari dan Juli, dengan cakupan lebih dari 32.000 institusi pendidikan tinggi dari lebih 200 negara. Webometrics bersifat independen, berbasis riset, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keterbukaan akses pengetahuan.
Indikator Penilaian Webometrics
Dalam pemeringkatan Januari 2026, Webometrics menggunakan tiga indikator utama:
Visibility (Impact) dengan bobot 50 persen, mengukur dampak institusi berdasarkan jumlah domain eksternal yang merujuk ke laman resmi kampus, menggunakan data dari Ahrefs.
Transparency (Openness) sebesar 10 persen, menilai jumlah sitasi dari 310 peneliti teratas institusi melalui Google Scholar, dengan mengecualikan 20 peneliti dengan sitasi sangat tinggi agar hasil penilaian tetap proporsional.
Excellence berbobot 40 persen, mengukur kualitas publikasi ilmiah melalui jumlah artikel yang masuk 10 persen teratas paling banyak disitasi pada periode 2019–2023, berdasarkan data Scopus dan Scimago.
(nnz)
Lihat Juga :