Prabowo Arahkan 80 Persen Kuota Beasiswa LPDP untuk Bidang STEM
Kamis, 15 Januari 2026 - 16:09 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto ingin 80% alokasi beasiswa LPDP diperuntukkan untuk bidang STEM. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto ingin 80 persen alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diperuntukkan untuk bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada rektor serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta Tahun 2026 di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Kuliah Gratis, Prabowo akan Perbesar Kuota Penerima Beasiswa Pemerintah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo menilai penguatan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan Indonesia.
“Tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%,” ujar Prasetyo kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca juga: Wamen Stella: Prabowo Bakal Bangun 10 Kampus Baru, Kedokteran Diutamakan
Prasetyo mengatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan fokus pemerintah dalam meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. “Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Prasetyo pun membeberkan bahwa Presiden Prabowo akan menambah jumlah penerima beasiswa sehingga semakin banyak anak bangsa yang bisa mengenyam pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menghitung ulang skema penerimaan beasiswa sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas.
Prasetyo juga menyampaikan data jumlah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan. Tercatat dari sekitar 9,9 juta mahasiswa di Indonesia, baru sekitar 1,1 juta yang mendapatkan beasiswa dalam berbagai skema, salah satunya melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada rektor serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta Tahun 2026 di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Kuliah Gratis, Prabowo akan Perbesar Kuota Penerima Beasiswa Pemerintah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo menilai penguatan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan Indonesia.
“Tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%,” ujar Prasetyo kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca juga: Wamen Stella: Prabowo Bakal Bangun 10 Kampus Baru, Kedokteran Diutamakan
Prasetyo mengatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan fokus pemerintah dalam meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. “Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Prasetyo pun membeberkan bahwa Presiden Prabowo akan menambah jumlah penerima beasiswa sehingga semakin banyak anak bangsa yang bisa mengenyam pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menghitung ulang skema penerimaan beasiswa sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas.
Prasetyo juga menyampaikan data jumlah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan. Tercatat dari sekitar 9,9 juta mahasiswa di Indonesia, baru sekitar 1,1 juta yang mendapatkan beasiswa dalam berbagai skema, salah satunya melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).
(nnz)
Lihat Juga :