Olimpiade Bahasa ke-6 dan IYLF Batch 3 Sukses Digelar di Poliwangi
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melalui serangkaian babak seleksi yang ketat, acara puncak ditutup dengan penyerahan seluruh penghargaan kepada para pemenang. Piala GYPEM diraih oleh Achmad Wildan Ega Nada dari MA Unggulan Al-Azhar Muncar dan Zaahirah Oktaviani Syafitri dari MTsN 8 Banyuwangi.
Piala Direktur diberikan kepada SMP DDI Mangkoso dan SMAN 1 Rogojampi. Sementara Piala Bupati Banyuwangi juga berhasil diraih oleh kedua sekolah tersebut. Penyerahan piala dilakukan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, jajaran Poliwangi, serta tim GYPEM Indonesia. Sorak tepuk tangan dan rasa bangga mengiringi momen tersebut, menutup kegiatan dengan penuh haru dan kebersamaan. Baca juga: 10 Contoh Legenda Nusantara, dari Kisah Sangkuriang hingga Cerita Empat Raja Papua
Usai acara, CEO Digital Edu Indonesia sekaligus Founder GYPEM, Ahmad Qomaruddin menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan nasional ini. "Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa semangat literasi masih kuat di kalangan pelajar Indonesia. Ke depan, kami akan terus memperluas jangkauan agar semakin banyak sekolah dan daerah dapat berpartisipasi,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya LOF #6 dan IYLF Batch 3 di Banyuwangi, semangat literasi, budaya, dan kolaborasi anak muda Indonesia semakin menguat. Menjadikan Banyuwangi bukan hanya dikenal sebagai Kota Festival, tetapi juga kota inspiratif bagi kemajuan pendidikan dan literasi nasional.
Piala Direktur diberikan kepada SMP DDI Mangkoso dan SMAN 1 Rogojampi. Sementara Piala Bupati Banyuwangi juga berhasil diraih oleh kedua sekolah tersebut. Penyerahan piala dilakukan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, jajaran Poliwangi, serta tim GYPEM Indonesia. Sorak tepuk tangan dan rasa bangga mengiringi momen tersebut, menutup kegiatan dengan penuh haru dan kebersamaan. Baca juga: 10 Contoh Legenda Nusantara, dari Kisah Sangkuriang hingga Cerita Empat Raja Papua
Usai acara, CEO Digital Edu Indonesia sekaligus Founder GYPEM, Ahmad Qomaruddin menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan nasional ini. "Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa semangat literasi masih kuat di kalangan pelajar Indonesia. Ke depan, kami akan terus memperluas jangkauan agar semakin banyak sekolah dan daerah dapat berpartisipasi,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya LOF #6 dan IYLF Batch 3 di Banyuwangi, semangat literasi, budaya, dan kolaborasi anak muda Indonesia semakin menguat. Menjadikan Banyuwangi bukan hanya dikenal sebagai Kota Festival, tetapi juga kota inspiratif bagi kemajuan pendidikan dan literasi nasional.
(poe)
Lihat Juga :