Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun, Dea Angelia Jadi Lulusan Termuda UGM Bidang AI
Jum'at, 23 Januari 2026 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
“Pengalaman mengikuti PKPI sangat berkesan. Saya melakukan riset di Korea Selatan dan mengembangkan sistem yang berjalan otomatis, sehingga lebih efisien dan akurat,” paparnya.
Bagi mahasiswi asal Lamongan, Jawa Timur ini, menempuh program doktor di luar negeri bukan hanya soal akademik, tetapi juga ujian ketangguhan mental dan fisik. Ia harus beradaptasi dengan etos kerja yang disiplin serta cuaca ekstrem selama berada di Korea Selatan.
“Ritme kerja sangat padat dari Senin hingga Jumat, bahkan Sabtu masih ada seminar dan bimbingan profesor. Tantangannya semakin terasa ketika harus beradaptasi dengan musim dingin,” kenang Dea.
Dea menitipkan pesan reflektif bagi rekan-rekan yang ingin menapaki jalan akademik serupa. Ia mengingatkan bahwa menempuh jenjang doktor memerlukan kesiapan mental yang kuat.
“Kejarlah mimpimu, tapi perlu dipahami bahwa perjalanan S3 itu memiliki tantangan tersendiri, seperti tuntutan publikasi dan proses riset yang panjang. Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘PhD is not for everyone’, tapi jika telah menemukan jalan di sana, setiap prosesnya akan terasa sangat berharga,” pungkasnya.
Bagi mahasiswi asal Lamongan, Jawa Timur ini, menempuh program doktor di luar negeri bukan hanya soal akademik, tetapi juga ujian ketangguhan mental dan fisik. Ia harus beradaptasi dengan etos kerja yang disiplin serta cuaca ekstrem selama berada di Korea Selatan.
“Ritme kerja sangat padat dari Senin hingga Jumat, bahkan Sabtu masih ada seminar dan bimbingan profesor. Tantangannya semakin terasa ketika harus beradaptasi dengan musim dingin,” kenang Dea.
Dea menitipkan pesan reflektif bagi rekan-rekan yang ingin menapaki jalan akademik serupa. Ia mengingatkan bahwa menempuh jenjang doktor memerlukan kesiapan mental yang kuat.
“Kejarlah mimpimu, tapi perlu dipahami bahwa perjalanan S3 itu memiliki tantangan tersendiri, seperti tuntutan publikasi dan proses riset yang panjang. Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘PhD is not for everyone’, tapi jika telah menemukan jalan di sana, setiap prosesnya akan terasa sangat berharga,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :