Lulusan Terbaik UNEJ, Teguh Efendi Raih IPK 3,71 dan Sertifikasi Data Scientist
Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB
loading...
Teguh Efendi, wisudawan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ periode VII di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026). Foto/UNEJ.
A
A
A
JEMBER - Wisuda Universitas Jember (UNEJ) periode VII menyelipkan kisah inspiratif yang datang seorang mahasiswanya, Teguh Efendi. Teguh meraih IPK 3,71 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari.
Teguh adalah salah satu lulusan UNEJ dari Fakultas Teknologi Pertanian yang menjalani prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).
Di tengah kesibukan kuliahnya, Teguh berhasil membuktikan bahwa mahasiswa bisa memiliki kompetensi lintas disiplin dengan meraih sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Junior Data Scientist.
Baca juga: KMHE 2025 UNEJ, ITERA dan USK Buktikan Daya Tahan di Trek Tegalboto
Selama masa kuliah, Teguh tidak hanya fokus di dalam kelas. Ia aktif sebagai asisten praktikum selama empat semester berturut-turut. Kehausannya akan ilmu baru membawanya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di bidang Data Science.
“Meskipun bidang ini dianggap kurang relevan dengan program studi saya oleh sebagian orang, namun bagi saya ini sejalan dengan semangat Kampus Merdeka. Mahasiswa diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran kelas,” ujar Teguh usai prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).
Baca juga: UNEJ Raih Juara Tiga Mandaya Awards 2025 dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
Saat ditanya mengenai rahasia suksesnya membagi waktu, Teguh menekankan pentingnya manajemen prioritas. Ia selalu menyelesaikan kewajiban akademik sebagai tugas utama sebelum mengerjakan kegiatan lainnya.
“Saya membuat jadwal belajar yang realistis—tidak terlalu padat, tapi konsisten. Kuncinya adalah tidak menunda pekerjaan karena itu hanya akan menambah beban di akhir. Selain itu, menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat sangat penting agar tetap produktif,” jelasnya.
Bagi Teguh, pencapaian meraih predikat lulusan terbaik ini bukan sekadar angka IPK, melainkan bekal untuk mengabdi sesuai nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di balik keberhasilannya, ia mengakui peran besar doa dan dukungan orang tua.
“Dukungan keluarga adalah sumber semangat terbesar. Saya ingin setiap langkah yang saya ambil ke depan tidak hanya membawa kemajuan bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkas Teguh dengan haru.
Adapun yang turut dikukuhkan sebagai wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Basuki Kurniawan, dari program studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan IPK 3,96 selama 4 tahun 5 bulan 9 hari.
Sementara itu, pada jenjang Magister, predikat cumlaude diraih oleh Moh. Abqoriyun Nabighul Fahmi dari program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ia mampu menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 1 tahun 5 bulan 11 hari dengan IPK sempurna yaitu 4,00.
Dari jenjang Sarjana, Rifa Anisatul Kumairoh, dari program studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian lulus sebagai peraih IPK tertinggi di jenjangnya yaitu angka sempurna 4,00 dengan lama studi hanya 3 tahun 10 bulan 18 hari.
Melengkapi deretan lulusan dari berbagai jenjang, Mohammad Rofiul Huda, wisudawan dari jenjang Diploma, program studi Teknologi Rekayasa Elektronika Fakultas Teknik lulus dengan IPK 3,74 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari.
Teguh adalah salah satu lulusan UNEJ dari Fakultas Teknologi Pertanian yang menjalani prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).
Di tengah kesibukan kuliahnya, Teguh berhasil membuktikan bahwa mahasiswa bisa memiliki kompetensi lintas disiplin dengan meraih sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Junior Data Scientist.
Baca juga: KMHE 2025 UNEJ, ITERA dan USK Buktikan Daya Tahan di Trek Tegalboto
Selama masa kuliah, Teguh tidak hanya fokus di dalam kelas. Ia aktif sebagai asisten praktikum selama empat semester berturut-turut. Kehausannya akan ilmu baru membawanya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di bidang Data Science.
“Meskipun bidang ini dianggap kurang relevan dengan program studi saya oleh sebagian orang, namun bagi saya ini sejalan dengan semangat Kampus Merdeka. Mahasiswa diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran kelas,” ujar Teguh usai prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).
Baca juga: UNEJ Raih Juara Tiga Mandaya Awards 2025 dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
Saat ditanya mengenai rahasia suksesnya membagi waktu, Teguh menekankan pentingnya manajemen prioritas. Ia selalu menyelesaikan kewajiban akademik sebagai tugas utama sebelum mengerjakan kegiatan lainnya.
“Saya membuat jadwal belajar yang realistis—tidak terlalu padat, tapi konsisten. Kuncinya adalah tidak menunda pekerjaan karena itu hanya akan menambah beban di akhir. Selain itu, menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat sangat penting agar tetap produktif,” jelasnya.
Bagi Teguh, pencapaian meraih predikat lulusan terbaik ini bukan sekadar angka IPK, melainkan bekal untuk mengabdi sesuai nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di balik keberhasilannya, ia mengakui peran besar doa dan dukungan orang tua.
“Dukungan keluarga adalah sumber semangat terbesar. Saya ingin setiap langkah yang saya ambil ke depan tidak hanya membawa kemajuan bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkas Teguh dengan haru.
Adapun yang turut dikukuhkan sebagai wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Basuki Kurniawan, dari program studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan IPK 3,96 selama 4 tahun 5 bulan 9 hari.
Sementara itu, pada jenjang Magister, predikat cumlaude diraih oleh Moh. Abqoriyun Nabighul Fahmi dari program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ia mampu menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 1 tahun 5 bulan 11 hari dengan IPK sempurna yaitu 4,00.
Dari jenjang Sarjana, Rifa Anisatul Kumairoh, dari program studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian lulus sebagai peraih IPK tertinggi di jenjangnya yaitu angka sempurna 4,00 dengan lama studi hanya 3 tahun 10 bulan 18 hari.
Melengkapi deretan lulusan dari berbagai jenjang, Mohammad Rofiul Huda, wisudawan dari jenjang Diploma, program studi Teknologi Rekayasa Elektronika Fakultas Teknik lulus dengan IPK 3,74 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari.
(nnz)
Lihat Juga :