Profil Pendidikan Adies Kadir, Wakil Ketua DPR yang Disetujui Jadi Calon Hakim MK
Rabu, 28 Januari 2026 - 17:42 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir resmi mendapat persetujuan untuk menjadi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Foto/Dok/IMG.
A
A
A
JAKARTA - Riwayat pendidikan Adies Kadir yang ditunjuk sebagai calon hakim MK menarik untuk diulas. Adies diketahui memiliki gelar doktor Hukum dari salah satu kampus di Surabaya.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir resmi mendapat persetujuan untuk menjadi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Politikus Partai Golkar itu disetujui dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Hakim MK
Persetujuan tersebut diambil setelah Komisi III mendengarkan pandangan delapan fraksi di DPR RI. Seluruh fraksi sepakat mendukung Adies Kadir sebagai calon hakim MK yang akan menggantikan Arief Hidayat, hakim konstitusi yang sebelumnya dipilih oleh DPR RI.
Menanggapi keputusan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah menghormati proses yang berjalan. Menurut Yusril, penunjukan calon hakim MK merupakan kewenangan penuh DPR RI.
Baca juga: Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK Usulan DPR, Yusril: Pemerintah Menghormati, Tidak Bisa Mengomentari
Sementara itu, Adies Kadir menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi III DPR RI atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Namun di sisi lain, ia mengaku juga merasakan kesedihan karena harus meninggalkan Komisi III DPR RI, yang disebutnya telah menjadi rumah kedua.
Adies diketahui telah duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI sejak 2014. Dalam pernyataannya, ia berjanji akan menjaga amanah yang diberikan serta berkomitmen untuk menjaga konstitusi agar berjalan sesuai dengan porsinya di Indonesia.
Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Ia merupakan anggota DPR RI sejak 2014 yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI bidang ekonomi dan keuangan.
Dikutip dari berbagai sumber, Adies berasal dari keluarga berlatar belakang hukum. Ayahnya merupakan mantan Ketua Pengadilan di Kabupaten Kapuas dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri VII Selat Hilir pada periode 1974–1981. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Samarinda dan lulus pada 1984. Pendidikan menengah atas diselesaikannya di SMA Negeri 3 Kupang pada 1987.
Setelah lulus SMA, Adies melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan mengambil jurusan Teknik Sipil. Ia menempuh pendidikan sarjana sejak 1987 dan meraih gelar sarjana pada 1993.
Di sela masa studinya, Adies mulai meniti karier profesional. Pada 1992, ia bekerja sebagai manajer lapang di Lamicitra Nusantara hingga 1996. Selanjutnya, ia bergabung dengan Surya Inti Permata Tbk sebagai pengelola proyek sejak 1996 selama tiga tahun.
Kariernya berlanjut dengan menjabat sebagai Direktur Utama Jaya Aditek hingga 2005, sebelum kembali ke Lamicitra Nusantara sebagai manajer umum sampai 2007.
Selain berlatar belakang teknik, Adies juga memperdalam keilmuan di bidang hukum. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Merdeka Surabaya dan lulus pada 2003. Pendidikan hukumnya dilanjutkan ke jenjang Magister Hukum di Universitas Merdeka Malang dan diselesaikan pada 2007.
Usai menamatkan pendidikan magister, Adies aktif di dunia praktik hukum sebagai mitra pengelola firma hukum Syaiful Ma’arif & Partners. Puncaknya, pada 2017, ia berhasil meraih gelar doktor hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir resmi mendapat persetujuan untuk menjadi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Politikus Partai Golkar itu disetujui dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Hakim MK
Persetujuan tersebut diambil setelah Komisi III mendengarkan pandangan delapan fraksi di DPR RI. Seluruh fraksi sepakat mendukung Adies Kadir sebagai calon hakim MK yang akan menggantikan Arief Hidayat, hakim konstitusi yang sebelumnya dipilih oleh DPR RI.
Menanggapi keputusan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah menghormati proses yang berjalan. Menurut Yusril, penunjukan calon hakim MK merupakan kewenangan penuh DPR RI.
Baca juga: Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK Usulan DPR, Yusril: Pemerintah Menghormati, Tidak Bisa Mengomentari
Sementara itu, Adies Kadir menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi III DPR RI atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Namun di sisi lain, ia mengaku juga merasakan kesedihan karena harus meninggalkan Komisi III DPR RI, yang disebutnya telah menjadi rumah kedua.
Adies diketahui telah duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI sejak 2014. Dalam pernyataannya, ia berjanji akan menjaga amanah yang diberikan serta berkomitmen untuk menjaga konstitusi agar berjalan sesuai dengan porsinya di Indonesia.
Riwayat Pendidikan Adies Kadir
Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Ia merupakan anggota DPR RI sejak 2014 yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI bidang ekonomi dan keuangan.
Dikutip dari berbagai sumber, Adies berasal dari keluarga berlatar belakang hukum. Ayahnya merupakan mantan Ketua Pengadilan di Kabupaten Kapuas dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri VII Selat Hilir pada periode 1974–1981. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Samarinda dan lulus pada 1984. Pendidikan menengah atas diselesaikannya di SMA Negeri 3 Kupang pada 1987.
Setelah lulus SMA, Adies melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan mengambil jurusan Teknik Sipil. Ia menempuh pendidikan sarjana sejak 1987 dan meraih gelar sarjana pada 1993.
Di sela masa studinya, Adies mulai meniti karier profesional. Pada 1992, ia bekerja sebagai manajer lapang di Lamicitra Nusantara hingga 1996. Selanjutnya, ia bergabung dengan Surya Inti Permata Tbk sebagai pengelola proyek sejak 1996 selama tiga tahun.
Kariernya berlanjut dengan menjabat sebagai Direktur Utama Jaya Aditek hingga 2005, sebelum kembali ke Lamicitra Nusantara sebagai manajer umum sampai 2007.
Selain berlatar belakang teknik, Adies juga memperdalam keilmuan di bidang hukum. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Merdeka Surabaya dan lulus pada 2003. Pendidikan hukumnya dilanjutkan ke jenjang Magister Hukum di Universitas Merdeka Malang dan diselesaikan pada 2007.
Usai menamatkan pendidikan magister, Adies aktif di dunia praktik hukum sebagai mitra pengelola firma hukum Syaiful Ma’arif & Partners. Puncaknya, pada 2017, ia berhasil meraih gelar doktor hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
(nnz)
Lihat Juga :