Jangan Takut Biaya Kuliah, IPB University Jamin Mahasiswa Tidak DO karena Ekonomi
Kamis, 29 Januari 2026 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Rektor menjelaskan bahwa sebaran beasiswa IPB University berdasarkan kriteria menunjukkan keberpihakan yang nyata pada golongan ekonomi lemah. Mayoritas penerima beasiswa tahun 2025 adalah mahasiswa tidak mampu yang mencapai persentase 71,74%. Angka ini setara dengan 7.820 mahasiswa yang menerima bantuan dengan total dana sebesar Rp98,69 miliar.
Sementara itu, porsi beasiswa untuk kategori prestasi dan tidak mampu tercatat sebesar 11,47% (1.250 mahasiswa) dengan dana Rp11,01 miliar, dan kategori murni prestasi sebesar 16,80% (1.831 mahasiswa) dengan serapan dana Rp31,81 miliar.
Alim menambahkan, peluang untuk memperluas beasiswa berbasis prestasi dan tidak mampu melalui peningkatan kerja sama dengan donatur non-pemerintah masih sangat terbuka.
Alim juga menyebut, bahwa IPB University memberikan afirmasi akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari daerah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami telah menyiapkan skema jalur khusus dan beasiswa untuk masyarakat terdampak bencana di tiga wilayah tersebut,“ jelas Rektor. Lebih lanjut Rektor menjelaskan, “Kami mengelola program deposito wakaf. Imbal hasil deposito wakaf jilid 1 dan 2 telah disalurkan," pungkasnya.
Sementara itu, porsi beasiswa untuk kategori prestasi dan tidak mampu tercatat sebesar 11,47% (1.250 mahasiswa) dengan dana Rp11,01 miliar, dan kategori murni prestasi sebesar 16,80% (1.831 mahasiswa) dengan serapan dana Rp31,81 miliar.
Alim menambahkan, peluang untuk memperluas beasiswa berbasis prestasi dan tidak mampu melalui peningkatan kerja sama dengan donatur non-pemerintah masih sangat terbuka.
Alim juga menyebut, bahwa IPB University memberikan afirmasi akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari daerah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami telah menyiapkan skema jalur khusus dan beasiswa untuk masyarakat terdampak bencana di tiga wilayah tersebut,“ jelas Rektor. Lebih lanjut Rektor menjelaskan, “Kami mengelola program deposito wakaf. Imbal hasil deposito wakaf jilid 1 dan 2 telah disalurkan," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :