Hasil TKA 2025 Ungkap Karakter Sosial dan Literasi Murid SMA/SMK Indonesia Kian Kuat
Rabu, 04 Februari 2026 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, pada mata pelajaran Bahasa Inggris yang diikuti oleh 3.462.201 peserta dari 43.461 sekolah, murid menunjukkan pemahaman yang cukup baik pada aspek pemahaman tekstual. Murid mampu memahami informasi eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, serta menyajikan kembali informasi dari teks. Capaian pemahaman tekstual tercatat sebesar 32,77 persen dan pemahaman inferensial sebesar 28,53 persen.
Adapun tantangan masih terlihat pada aspek evaluasi dan apresiasi, seperti kemampuan membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis, serta mempertimbangkan dampak penggunaan bahasa terhadap perasaan dan imajinasi pembaca.
Secara nasional, capaian evaluasi dan apresiasi Bahasa Inggris berada pada angka 17,43 persen. Rahmawati menegaskan bahwa hasil TKA ini memberikan gambaran utuh mengenai kekuatan dan area penguatan pembelajaran murid Indonesia.
“Karakter sosial dan literasi murid telah berkembang dengan baik, sementara penguatan pembelajaran STEM khususnya numerasi, pengolahan data, dan pemecahan masalah menjadi langkah lanjutan untuk melengkapi capaian tersebut secara seimbang dan berkelanjutan,” jelasnya. .
Sebagai Informasi selain capaian kompetensi, hasil TKA juga memberikan gambaran capaian nilai murid secara nasional. Untuk kategori mata pelajaran wajib jenjang SMA/SMK sederajat, Bahasa Indonesia mencatat nilai rata-rata nasional sebesar 55,38. Sementara itu, nilai rata-rata Matematika tercatat sebesar 36,10. Adapun Bahasa Inggris memiliki nilai rata-rata nasional sebesar 24,93.
Untuk mendukung keterbukaan informasi mengenai hasil tes, masyarakat bisa dengan mudah mengakses hasil nilai dan capaian kompetensi murid SMA/SMK dan sederajat dapat diakses melalui : https://tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka/.
Adapun tantangan masih terlihat pada aspek evaluasi dan apresiasi, seperti kemampuan membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis, serta mempertimbangkan dampak penggunaan bahasa terhadap perasaan dan imajinasi pembaca.
Secara nasional, capaian evaluasi dan apresiasi Bahasa Inggris berada pada angka 17,43 persen. Rahmawati menegaskan bahwa hasil TKA ini memberikan gambaran utuh mengenai kekuatan dan area penguatan pembelajaran murid Indonesia.
“Karakter sosial dan literasi murid telah berkembang dengan baik, sementara penguatan pembelajaran STEM khususnya numerasi, pengolahan data, dan pemecahan masalah menjadi langkah lanjutan untuk melengkapi capaian tersebut secara seimbang dan berkelanjutan,” jelasnya. .
Sebagai Informasi selain capaian kompetensi, hasil TKA juga memberikan gambaran capaian nilai murid secara nasional. Untuk kategori mata pelajaran wajib jenjang SMA/SMK sederajat, Bahasa Indonesia mencatat nilai rata-rata nasional sebesar 55,38. Sementara itu, nilai rata-rata Matematika tercatat sebesar 36,10. Adapun Bahasa Inggris memiliki nilai rata-rata nasional sebesar 24,93.
Untuk mendukung keterbukaan informasi mengenai hasil tes, masyarakat bisa dengan mudah mengakses hasil nilai dan capaian kompetensi murid SMA/SMK dan sederajat dapat diakses melalui : https://tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka/.
(nnz)
Lihat Juga :