BINUS University Gelar ICOBAR–SMART 2026, Dorong Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Sabtu, 07 Februari 2026 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Vice Rector of Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, melalui siaran pers, Sabtu (7/2/2026), mengatakan, “Selama hampir 45 tahun berkarya, BINUS University berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan dan riset yang berdampak serta relevan dengan tantangan global sebagai dukungan menuju Indonesia yang lebih maju.”
Melalui konferensi ICOBAR–SMART 2026, BINUS University juga menegaskan bahwa kemajuan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem kota cerdas tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pihak.
“Sesuai misi membina dan memberdayakan masyarakat, kami berkomitmen memastikan bahwa inovasi apa pun, termasuk digital, benar-benar menjadi milik publik, tidak hanya berputar di elit teknologi, semakin membebaskan masyarakat dari keterbatasan sehari-hari, dan digunakan untuk mempersempit jurang kesenjangan sosial,” tambah Juneman.
Dalam pelaksanaannya, ICOBAR–SMART 2026 menghadirkan rangkaian diskusi lintas disiplin yang mencakup kecerdasan buatan, Internet of Things, smart mobility, digitalisasi rantai pasok, tata kelola dan kebijakan publik, pengembangan keterampilan masa depan, serta keberlanjutan. Cakupan ini mencerminkan upaya konferensi untuk menjembatani pengembangan riset dengan kebutuhan nyata industri yang lebih aplikatif, kolaboratif, dan berdampak.
“Kami bangga menyambut seluruh peserta ICOBAR–SMART 2026 dari berbagai negara dan bidang keahlian. Konferensi ini dirancang sebagai ruang pertemuan yang mendorong pertukaran gagasan dan pembelajaran bersama, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat berkembang setelah forum ini berakhir,” ujar Chair Organizing Committee ICOBAR–SMART 2026, Dr. Joice Yulinda Luke.
Melalui konferensi ICOBAR–SMART 2026, BINUS University juga menegaskan bahwa kemajuan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem kota cerdas tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pihak.
“Sesuai misi membina dan memberdayakan masyarakat, kami berkomitmen memastikan bahwa inovasi apa pun, termasuk digital, benar-benar menjadi milik publik, tidak hanya berputar di elit teknologi, semakin membebaskan masyarakat dari keterbatasan sehari-hari, dan digunakan untuk mempersempit jurang kesenjangan sosial,” tambah Juneman.
Dalam pelaksanaannya, ICOBAR–SMART 2026 menghadirkan rangkaian diskusi lintas disiplin yang mencakup kecerdasan buatan, Internet of Things, smart mobility, digitalisasi rantai pasok, tata kelola dan kebijakan publik, pengembangan keterampilan masa depan, serta keberlanjutan. Cakupan ini mencerminkan upaya konferensi untuk menjembatani pengembangan riset dengan kebutuhan nyata industri yang lebih aplikatif, kolaboratif, dan berdampak.
“Kami bangga menyambut seluruh peserta ICOBAR–SMART 2026 dari berbagai negara dan bidang keahlian. Konferensi ini dirancang sebagai ruang pertemuan yang mendorong pertukaran gagasan dan pembelajaran bersama, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat berkembang setelah forum ini berakhir,” ujar Chair Organizing Committee ICOBAR–SMART 2026, Dr. Joice Yulinda Luke.
Lihat Juga :