Profil Faris Budiman Annas, Dosen yang Kampanyekan Literasi Kesehatan Anak Lewat Animasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Pada 2009, Faris menempuh studi S1 Ilmu Komunkasi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Setelah menjadi sarjana, pemuda asal Gorontalo, Sulawesi Utara ini sempat terjun sebagai praktisi dengan menjadi jurnalis. Faris juga mengembangkan sejumlah usaha dan startup, termasuk kafe Secangkir Kopi dan agensi media Qonten Indonesia.

Tahun 2015, Faris memutuskan untuk melanjutkan studi S2 di Universitas Indonesia (UI), di sinilah ia mengetahui adanya dukungan pendidikan lewat beasiswa yang diberikan lembaga filantropi Tanoto Foundation.

Tertarik, Faris pun mendaftar, mengikuti serangkaian seleksi, dan dinyatakan lolos. Tak hanya menjadi penerima beasiswa, sosoknya yang aktif membuatnya terlibat di berbagai program Tanoto Foundation yang bertujuan untuk mengasah kepemimpinan para Tanoto Scholar (penerima beasiswa).

“Kita bikin beberapa kali kegiatan, seperti menjadikan taman sebagai ruang dan program sosial di Museum Batik, Jakarta, dengan memberikan edukasi soal batik," paparnya.

Menurut Faris, Tanoto Foundation bukan hanya memberikan dukungan pendanaan pendidikan kepada mahasiswa. Beasiswa ini juga memperluas wawasan dan jejaring para penerima beasiswa dengan banyak pihak, terutama dari para alumni peraih beasiswa yang telah menyebar di berbagai bidang profesional.

"Alumni gatheringnya ini keren. Jadi kita tidak hanya dapat benefit secara ekonomi, tapi dari sisi networking dan pengalaman kita bisa dapatkan dari beasiswa Tanoto Foundation ini. Gara-gara pertemuan-pertemuan ini kita juga bisa berkolaborasi," imbuhnya.

Namun yang paling berkesan, menurut Faris, berbagai program dan pelatihan di Tanoto Foundation memberikan dampak besar baginya secara personal.

"Kepekaan terhadap isu-isu sosial itu terpantik gara-gara aktif waktu dulu dapat beasiswa. Makanya sampai sekarang, saat sudah jadi alumni pun, saya masih aktif di kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kalau saya flashback, salah satu momentum yang membangkitkan insting saya untuk punya kepekaan sosial ya di program Tanoto Scholar," ujarnya.

Dengan dukungan beasiswa Tanoto Foundation, gelar master diraih Faris pada 2017. Setahun kemudian, ia mulai mengajar ilmu komunikasi di Universitas Paramadina. Ia mengaku memiliki darah sebagai seorang pendidik dari kakek yang seorang dosen dan neneknya yang menjadi guru, sementara sang ayah adalah peneliti di bidang pertanian.

"Seru aja gitu melihat orang meneliti kayaknya belajar terus. Waktu saya kecil yang saya lihat ilmuwan-ilmuwan Albert Einstein dan Thomas Alva Edison kayaknya menarik," katanya seraya tertawa.

Komitmen untuk menjadi pengajar dilandasi keyakinan Faris bahwa pendidikan mampu meningkatkan kualitas hidup manusia. Apalagi dari sejumlah pengalamannya, ia menyaksikan sendiri perjuangan seseorang untuk mengangkat harkat hidup lewat pendidikan. Salah satunya dari mahasiswa saat ia sempat mengajar di Gorontalo.

Mahasiswa tersebut menjadi sopir becak motor (bentor) sepulang kuliah. Kini, setelah lulus, mahasiswa itu mengembangkan usaha video pernikahan di kampung halamannya berkat ilmu videografi yang diajarkan di bangku kuliah.

"Masuk kampus jadi salah satu medium saya buat berbagi ilmu dengan banyak orang, baik itu mahasiswa maupun kolega lainnya. Ilmu yang bermanfaat bisa dipakai buat kerja, dapat penghasilan, terus improve-lah kehidupannya. Pendidikan salah satu bentuk katalis untuk menaikkan level kehidupan seseorang," katanya.

Tak hanya di kelas, kiprah Faris juga menjangkau kalangan akar rumput yang lebih luas. Seperti yang dikatakannya, hal itu tak lepas dari relasi dan silaturahmi dengan komunitas alumni penerima beasiswa Tanoto Foundation yang tak pernah putus hingga membuka jejaring lebih luas.

Dari komunitas ini, Faris menerima informasi adanya kebutuhan peneliti untuk sebuah riset tentang pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kepulauan Seribu, Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Tanoto Foundation Fellowship...
Tanoto Foundation Fellowship 2026 Kembali Dibuka, Cek Persyaratannya
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Mitra Global Perkuat Literasi dan Numerasi Nasional
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Inovasi Advanced Formulation...
Inovasi Advanced Formulation dan Teknologi EEG Pertama Hadir untuk Dukung Perkembangan Otak Si Kecil
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
Rekomendasi
Presiden PKS Dorong...
Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Wisudawan S3 Termuda...
Wisudawan S3 Termuda UGM Ungkap Perjuangan Raih Gelar Doktor, Lulus dengan IPK 3,99
Siswi SMAK Penabur Sabet...
Siswi SMAK Penabur Sabet Medali Perunggu Olimpiade Matematika Internasional 2026
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Segera Ditutup, Hindari Kesalahan Dokumen yang Bikin Gugur
Rakornas ASPIKOM 2026...
Rakornas ASPIKOM 2026 Perkuat Transformasi Pendidikan Ilmu Komunikasi, MNC University Turut Berkontribusi
Rayakan Usia 75 Tahun,...
Rayakan Usia 75 Tahun, PPPK Petra Bangun Petra Christian School di Surabaya Barat
Hadapi Era AI, Wamen...
Hadapi Era AI, Wamen Stella Soroti Tiga Peran Strategis Perguruan Tinggi
Infografis
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved