Bukan Hanya Pangkat Akademik, Abdul Mu’ti Sebut Tiga Keteladanan yang Wajib Dimiliki Profesor

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:10 WIB
loading...
A A A
Mu’ti mengupas buku itu, bagaimana AI mempengaruhi perilaku manusia, dia berbicara mengenai kebenaran yang semakin diputar balikan dan dunia yang semakin tidak menentu karena orang tidak bisa lagi membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Di bab terakhir dari 11 bab berjudul The Future of Hope, akhir tulisannya hanya berisi dua kalimat, yaitu “kebenaran itu tidak punya harapan tapi kebenaran juga tidak punya masa lalu, tetapi kita tidak akan dan juga harus selalu dan tidak bisa dan tidak boleh berputus asa untuk senantiasa mencari dan menemukan kebenaran”.

“Saya cari sampai halaman terakhir The Future of Truth itu ternyata penutupnya hanya dua kalimat, di kalimat terakhir bab sebelas itu dia menulis truth has no future but truth has no past either but we will not, must not, cannot give up but we will not, must not, cannot give up the search for it,” papar Mu’ti.

Di era kecemasan dan kebimbangan itulah kehadiran cendekiawan kehadiran para tokoh agama, rohaniawan tetap sangat diperlukan. Robot tidak bisa membantu menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah. AI tidak bisa membantu membedakan mana benar dan salah. AI bisa menjelaskan, tetapi tidak bisa mendeteksi kebenaran informasi.

Menyitir pesan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir sebelumnya, Haedar Nashir menyebut Guru Besar sebuah capaian perjuangan akademik tertinggi insan muslim dan kader Muhammadiyah, sebagai sosok Ulil Albab, akademikus yang bukan hanya berpikir di permukaan tetapi mampu menyingkap di bawah permukaan.

Mu’ti menyampaikan dalam Al-Quran ditemukan empat istilah yang berkaitan dengan orang-orang yang cerdas orang berilmu atau cendekiawan itu. Pertama Ulul Albab, kedua Ulul Abshor, ketiga Ulul ‘Ilmi, dan keempat itu Ulul Nuha.

Meski ada perbedaan di antara keempatnya tetapi semuanya menunjukkan kepada orang yang berilmu tinggi yang punya wawasan luas. Kedalaman dan kearifannya berdasarkan ilmu itu sangat dipentingkan dan tetap saja menjadi penentu dalam banyak hal.

Allah SWT berfirman, katakan Muhammad tidak sama al-khobis dengan al-toyyib tidak sama kejahatan dengan kebaikan, tidak sama sesuatu yang kotor dengan sesuatu yang bersih walau sesuatu yang kotor itu sangat mengagumkan dan mengerikan karena jumlahnya yang sangat banyak.

Pesan dari ayat itu agar orang-orang yang cerdas tidak perlu takut, teruslah konsisten walaupun kebenaran itu tidak banyak pendukungnya. Wahai orang-orang yang cerdas bertakwalah kepada Allah tidak perlu takut agar kamu menjadi orang-orang yang menang, menjadi orang-orang yang beruntung.

"Katakanlah (Muhammad), 'Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu. Maka bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang mempunyai akal, agar kamu beruntung'." (QS al-Ma’idah: 100)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Peletakan Batu Pertama...
Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Rekomendasi
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved