Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti
Senin, 09 Maret 2026 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
“Insyaallah saya bermimpi bisa kuliah di MIT,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, ia juga bersiap mengikuti kompetisi astronomi internasional yang akan digelar di Vietnam. Ajang tersebut diharapkan menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan akademiknya di dunia astronomi.
Di masa depan, Zhafif ingin mendedikasikan dirinya pada bidang pendidikan dan penelitian.
“Mungkin saya ingin menjadi tutor atau dosen astronomi dan melakukan penelitian di berbagai observatorium,” katanya.
Kepala Sekolah SMA Kharisma Bangsa, Muhammad Budiawan, mengatakan berbagai prestasi yang diraih para siswa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menunjukkan keunggulan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter dan pengalaman berharga bagi mereka.
“Prestasi ini bukan hanya membangun kemampuan akademis, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual serta membina karakter peserta didik,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai prestasi siswa juga merupakan bentuk kontribusi nyata sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Selain Zhafif yang meraih emas di bidang astronomi pada OSN 2025, beberapa siswa lain juga menorehkan prestasi. Di antaranya Daffa Atha Arkana yang meraih perak bidang matematika, Mahendra Syaiful Hakim perak bidang biologi, Ahmad Yazid Muhandis perunggu bidang informatika, serta Muhammad Daffarian Altair honorable mention bidang informatika.
Secara keseluruhan, tercatat 45 finalis dan 20 peraih medali dari berbagai ajang seperti OSN 2025, Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2026, dan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) 2026.
Dalam waktu dekat, ia juga bersiap mengikuti kompetisi astronomi internasional yang akan digelar di Vietnam. Ajang tersebut diharapkan menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan akademiknya di dunia astronomi.
Di masa depan, Zhafif ingin mendedikasikan dirinya pada bidang pendidikan dan penelitian.
“Mungkin saya ingin menjadi tutor atau dosen astronomi dan melakukan penelitian di berbagai observatorium,” katanya.
Kepala Sekolah SMA Kharisma Bangsa, Muhammad Budiawan, mengatakan berbagai prestasi yang diraih para siswa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menunjukkan keunggulan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter dan pengalaman berharga bagi mereka.
“Prestasi ini bukan hanya membangun kemampuan akademis, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual serta membina karakter peserta didik,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai prestasi siswa juga merupakan bentuk kontribusi nyata sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Selain Zhafif yang meraih emas di bidang astronomi pada OSN 2025, beberapa siswa lain juga menorehkan prestasi. Di antaranya Daffa Atha Arkana yang meraih perak bidang matematika, Mahendra Syaiful Hakim perak bidang biologi, Ahmad Yazid Muhandis perunggu bidang informatika, serta Muhammad Daffarian Altair honorable mention bidang informatika.
Secara keseluruhan, tercatat 45 finalis dan 20 peraih medali dari berbagai ajang seperti OSN 2025, Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2026, dan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) 2026.
(nnz)
Lihat Juga :