Lebih dari 4 Juta Siswa Ikut TKA SMP 2026, Pemda Pastikan Pelaksanaan Lancar
Jum'at, 03 April 2026 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi kebijakan, pengamat pendidikan Totok Amin menilai keberlanjutan pelaksanaan TKA setelah diterapkan di jenjang SMA merupakan langkah positif. Menurutnya, TKA penting sebagai instrumen untuk melihat capaian pembelajaran siswa secara lebih komprehensif, terutama di jenjang SMP yang merupakan fase penting dalam proses belajar.
Ia menambahkan bahwa hasil TKA dapat membantu mengidentifikasi tantangan pembelajaran sekaligus mendorong penguatan metode belajar berbasis pemahaman dan berpikir kritis, bukan sekadar hafalan.
“TKA bukan ujian nasional, bukan syarat kelulusan, dan bukan pula syarat masuk sekolah negeri. Hal ini perlu dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan yang justru mendorong praktik kecurangan. TKA adalah alat ukur, bukan penentu masa depan siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Totok menyebut data TKA dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui hasil tersebut, pemerintah dapat memetakan kemampuan siswa, mulai dari literasi hingga numerasi, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penguatan pembelajaran dan penyediaan guru.
Saat ini, jumlah pendaftar TKA jenjang SMP tercatat mencapai 4.207.516 siswa. Setelah melalui tahap simulasi dan gladi bersih, pelaksanaan TKA SMP akan berlangsung pada 6–16 April 2026 dengan empat sesi setiap hari.
Tahap berikutnya, TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026. Bagi peserta yang mengalami kendala saat pelaksanaan, TKA susulan akan digelar pada 11–19 April 2026, dengan hasil diumumkan pada 25 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa hasil TKA dapat membantu mengidentifikasi tantangan pembelajaran sekaligus mendorong penguatan metode belajar berbasis pemahaman dan berpikir kritis, bukan sekadar hafalan.
“TKA bukan ujian nasional, bukan syarat kelulusan, dan bukan pula syarat masuk sekolah negeri. Hal ini perlu dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan yang justru mendorong praktik kecurangan. TKA adalah alat ukur, bukan penentu masa depan siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Totok menyebut data TKA dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui hasil tersebut, pemerintah dapat memetakan kemampuan siswa, mulai dari literasi hingga numerasi, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penguatan pembelajaran dan penyediaan guru.
Saat ini, jumlah pendaftar TKA jenjang SMP tercatat mencapai 4.207.516 siswa. Setelah melalui tahap simulasi dan gladi bersih, pelaksanaan TKA SMP akan berlangsung pada 6–16 April 2026 dengan empat sesi setiap hari.
Tahap berikutnya, TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026. Bagi peserta yang mengalami kendala saat pelaksanaan, TKA susulan akan digelar pada 11–19 April 2026, dengan hasil diumumkan pada 25 Mei 2026.
(nnz)
Lihat Juga :