Lebih dari 4 Juta Siswa Ikut TKA SMP 2026, Pemda Pastikan Pelaksanaan Lancar
Jum'at, 03 April 2026 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi infrastruktur, pengecekan kesiapan perangkat dan jaringan telah dilakukan di seluruh sekolah. Setiap satuan pendidikan diwajibkan mengikuti simulasi dan gladi bersih. Untuk wilayah dengan keterbatasan jaringan, sekolah dapat bergabung dengan sekolah terdekat.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan PLN dan Telkom Indonesia untuk mengantisipasi gangguan teknis, seperti pemadaman listrik dan kendala jaringan selama pelaksanaan TKA.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Husein Hanafi Suaib, menyebut kesiapan perangkat masih menjadi tantangan di sejumlah sekolah. Hal ini terutama karena sebagian besar masih mengandalkan laptop milik sekolah dengan jumlah terbatas.
“Beberapa sekolah meminta bantuan guru untuk meminjamkan laptop selama pelaksanaan TKA. Kami juga telah melaksanakan simulasi dan gladi bersih nasional untuk menguji kesiapan perangkat dan jaringan, serta berkoordinasi dengan PLN dan Telkom agar pasokan listrik dan internet tetap stabil,” ujarnya.
Menurut Husein, koordinasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan dilakukan secara berjenjang, mulai dari sosialisasi petunjuk teknis, pendataan dan verifikasi peserta, hingga pemantauan sarana dan prasarana.
“Kami melakukan pemetaan wilayah, menetapkan skema sekolah mandiri dan sekolah menumpang, serta menyiapkan tim teknis siaga. Mekanisme ujian susulan juga disiapkan bagi peserta yang terdampak kendala teknis,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan PLN dan Telkom Indonesia untuk mengantisipasi gangguan teknis, seperti pemadaman listrik dan kendala jaringan selama pelaksanaan TKA.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Husein Hanafi Suaib, menyebut kesiapan perangkat masih menjadi tantangan di sejumlah sekolah. Hal ini terutama karena sebagian besar masih mengandalkan laptop milik sekolah dengan jumlah terbatas.
“Beberapa sekolah meminta bantuan guru untuk meminjamkan laptop selama pelaksanaan TKA. Kami juga telah melaksanakan simulasi dan gladi bersih nasional untuk menguji kesiapan perangkat dan jaringan, serta berkoordinasi dengan PLN dan Telkom agar pasokan listrik dan internet tetap stabil,” ujarnya.
Menurut Husein, koordinasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan dilakukan secara berjenjang, mulai dari sosialisasi petunjuk teknis, pendataan dan verifikasi peserta, hingga pemantauan sarana dan prasarana.
“Kami melakukan pemetaan wilayah, menetapkan skema sekolah mandiri dan sekolah menumpang, serta menyiapkan tim teknis siaga. Mekanisme ujian susulan juga disiapkan bagi peserta yang terdampak kendala teknis,” jelasnya.
Lihat Juga :