Pratama Arhan Selesaikan Sidang Skripsi di Udinus, Angkatan Pertama Ijazah Blockchain
Selasa, 07 April 2026 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui sidang hasil, dua penguji menyatakan Arhan lulus meski masih ada revisi yang harus diselesaikan. Saya akan terus membimbing Arhan agar segera menuntaskan revisi dan bisa wisuda secepat mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono menyebut berdasarkan data dari Biro Akademik Udinus, Arhan diperkirakan dapat mengikuti wisuda pada April 2026. Arhan dan angkatannya juga akan menjadi lulusan pertama Udinus yang menggunakan sistem ijazah berbasis blockchain.
Menurut Prof. Pulung, teknologi blockchain diterapkan untuk menjawab tantangan era digital, terutama terkait risiko pemalsuan dokumen. Dengan sistem ini, ijazah lulusan Udinus memiliki rekam jejak digital yang aman, transparan, dan tidak dapat diubah.
Selain itu, Prof. Pulung juga mengapresiasi semangat Arhan yang tetap serius menempuh pendidikan di tengah karier profesionalnya sebagai atlet. Ia menilai langkah Arhan melanjutkan studi hingga jenjang S-2 bisa menjadi contoh positif bagi atlet-atlet lain.
“Mendengar Arhan akan melanjutkan kuliah ke jenjang S-2, saya ikut senang. Ini menjadi contoh positif bahwa pendidikan sangat penting, termasuk bagi atlet profesional,” tutupnya.
Sementara itu, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono menyebut berdasarkan data dari Biro Akademik Udinus, Arhan diperkirakan dapat mengikuti wisuda pada April 2026. Arhan dan angkatannya juga akan menjadi lulusan pertama Udinus yang menggunakan sistem ijazah berbasis blockchain.
Menurut Prof. Pulung, teknologi blockchain diterapkan untuk menjawab tantangan era digital, terutama terkait risiko pemalsuan dokumen. Dengan sistem ini, ijazah lulusan Udinus memiliki rekam jejak digital yang aman, transparan, dan tidak dapat diubah.
Selain itu, Prof. Pulung juga mengapresiasi semangat Arhan yang tetap serius menempuh pendidikan di tengah karier profesionalnya sebagai atlet. Ia menilai langkah Arhan melanjutkan studi hingga jenjang S-2 bisa menjadi contoh positif bagi atlet-atlet lain.
“Mendengar Arhan akan melanjutkan kuliah ke jenjang S-2, saya ikut senang. Ini menjadi contoh positif bahwa pendidikan sangat penting, termasuk bagi atlet profesional,” tutupnya.
(nnz)
Lihat Juga :