Momen Haru Orang Tua Wisudawan ITS Terima Ijazah Anaknya yang Gugur saat Pengabdian

Sabtu, 18 April 2026 - 17:56 WIB
loading...
Momen Haru Orang Tua...
Suasana haru mewarnai wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu (18/4/2026). Foto/ITS.
A A A
JAKARTA - Suasana haru mewarnai wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) , Sabtu (18/4/2026). Hal ini terjadi ketika orang tua salah satu wisudawan yang telah meninggal dunia menerima ijazah almarhum.

Wisudawan tersebut adalah Abdul Rohid, yang tergabung dalam dalam Tim Ekspedisi Patriot (TEP) telah wafat sebelum sempat menjalani upacara kelulusannya.

Baca juga: Kisah Fathimatus Putri Ardiana, Wisudawan Terbaik Unesa yang Bercita Menjadi Guru

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasinya terhadap negara tersebut, Menteri Transmigrasi (Mentrans) RI Dr Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara SH MA menyerahkan langsung ijazah almarhum kepada orang tuanya yang mewakili dalam prosesi Wisuda ke-133 ITS, Sabtu (18/4/2026).

Suasana haru pun langsung memenuhi ruangan Grha Sepuluh Nopember ITS, tempat berlangsungnya upacara wisuda hari pertama. Kedua orang tua almarhum, Abdul Ghofur dan Jumaika, menerima ijazah sarjana terapan (D4) Teknologi Rekayasa Instrumentasi yang diserahkan oleh Mentrans bersama Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati dengan mata berkaca-kaca. Tepuk tangan para hadirin pun langsung menggema memberikan dukungan moral bagi keluarga Abdul Rohid.

Baca juga: Kisah Naratania Azra Malika, Mahasiswa IPB University yang Raih Predikat Lulusan Terbaik

Penyerahan ijazah oleh Mentrans ini merupakan puncak penghormatan negara atas dedikasi Abdul Rohid yang memilih mengabdi untuk pemetaan potensi ekonomi di Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya, Sulawesi Tengah. Bahkan demi pengabdian ini, almarhum memilih menunda wisudanya yang seharusnya dijalani pada September 2025 lalu. Namun takdir berkata lain, sebelum sempat merayakan kelulusannya, Abdul Rohid harus menghadap Sang Maha Kuasa lebih dulu.

Mengawali sambutannya, Mentrans yang akrab disapa Iftitah tersebut menyampaikan rasa hormat dan duka cita yang mendalam dari negara kepada keluarga almarhum. Ia menyebut bahwa penyerahan ijazah ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan bentuk pengakuan atas jasa besar seorang patriot muda yang gugur di garis terdepan pembangunan nasional. “Almarhum Abdul Rohid tidak hanya menyelesaikan studi namun ia telah menyelesaikan tugas hidupnya sebagai anak yang berbakti, manusia yang berguna, dan patriot bagi bangsanya,” ungkap Iftitah mengapresiasi.

Sejalan dengan apresiasi tersebut, Rektor ITS turut menyampaikan rasa bangga sekaligus duka mendalamnya atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh almarhum selama masa pengabdiannya. “Melalui kesempatan ini, kami menyampaikan kebanggaan serta penghargaan kepada almarhum yang telah memberikan keteladanan untuk terus berdedikasi mewujudkan marwah terbaik sampai akhir hayatnya,” ujar Guru Besar Teknik Mesin ITS ini penuh haru.

Abdul Rohid yang berasal dari Sidoarjo ini merupakan mahasiswa berprestasi dari program studi D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi, Departemen Teknik Instrumentasi Fakultas Vokasi ITS. Ia berhasil menyelesaikan masa studinya tepat waktu dalam 8 semester dengan capaian akademik yang gemilang. Abdul Rohid lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,58 dan menyandang predikat Cumlaude .

Meski telah memenuhi syarat kelulusan sejak September 2025 lalu, Abdul Rohid memilih menunda keberangkatannya ke panggung wisuda sebab memilih menjalankan tugas pengabdian bersama TEP. Di saat rekan sejawatnya sibuk mempersiapkan perlengkapan wisuda, Rohid justru memilih terjun ke medan pengabdian.

Namun, dalam perjalanan tugas mulia tersebut, kondisi kesehatan Rohid menurun hingga akhirnya ia berpulang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun ia mewariskan nilai abadi bahwa teknologi tanpa rasa kemanusiaan tidaklah berarti apa-apa. Sosoknya yang berjiwa sosial tinggi dikenal sangat mencintai keluarganya.

Mendukung hal tersebut, Kementerian Transmigrasi RI berkomitmen memberikan beasiswa penuh kepada adik almarhum, Aprilia Nur Intan Saputri, hingga lulus SMK nantinya. Sementara itu, ITS juga akan memberikan pendampingan untuk melanjutkan kuliah di ITS kepada sang adik sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan almarhum.

“Melalui pendidikan yang tinggi, ia ingin membantu seluruh keluarganya. Untuk itu, ITS akan meneruskan amanahnya agar adiknya dapat menempuh pendidikan hingga sarjana sebagaimana yang diimpikan almarhum,” tegas Prof Dr Ir Aulia Siti Aisjah, Ketua Tim Ekspedisi Patriot yang juga Direktur Pengembangan Akademik dan Inovasi Pembelajaran ITS.

Dalam acara Wisuda ke-133 ITS tersebut, orang tua almarhum juga menyerahkan prototipe Smart Air Purifier and Humidifier karya almarhum Abdul Rohid sebagai Tugas Akhirnya kepada ITS. Alat inovatif ini merupakan bukti nyata atas dedikasi almarhum untuk mengharumkan nama almamater yang telah menyabet penghargaan dalam berbagai kompetisi.

Meskipun Abdul Rohid telah berpulang, gelar Sarjana Terapan Teknik (STrT) yang diterimanya hari ini menjadi bukti nyata bahwa ia telah menuntaskan tugas dunianya dengan sempurna. Ia pergi tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa kehormatan sebagai seorang patriot sejati bagi Kampus Pahlawan dan negara.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
Kombinasi Teknologi...
Kombinasi Teknologi dan Kepekaan Sosial, Kunci Lulusan Perguruan Tinggi Hadapi Era Digital
Wisuda Untar Angkat...
Wisuda Untar Angkat Semangat Generasi Unggul, Berkarakter, dan Bebas Narkoba
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Haru, Ibu Wakili Wisuda...
Haru, Ibu Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal Dunia saat Menolong Sahabat di UPN Jogja
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Azriel Bakal Wisuda...
Azriel Bakal Wisuda Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Sebut Kado Terbesar Tahun Ini
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved