HIS PIK2 Integrasikan Kurikulum International Baccalaureate untuk Cetak Generasi Global
Senin, 27 April 2026 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Dalam menghadapi perkembangan zaman, HIS turut mengintegrasikan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) secara kontekstual. Program ini mencakup pengenalan robotics dan artificial intelligence (AI) guna mengasah kemampuan problem-solving, computational thinking, serta kreativitas siswa. Pendekatan ini tidak hanya menjadikan teknologi sebagai alat, tetapi juga sebagai sarana membentuk pola pikir kritis dan inovatif.
Selain itu, HIS juga menghadirkan Chinese Curriculum yang terintegrasi, dengan pembelajaran Bahasa Mandarin yang dirancang secara progresif. Mulai dari kemampuan komunikasi dasar hingga pemahaman budaya, program ini dipandu oleh pengajar berpengalaman dengan standar internasional, sehingga siswa memiliki bekal bahasa dan perspektif global sejak dini.
School System Coordinator Hope Intercultural School, Recky Rendy, menegaskan bahwa lingkungan belajar di HIS dirancang untuk mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. “Didukung oleh fasilitas modern seperti ruang kelas interaktif, collaborative learning spaces, serta sarana seni dan olahraga, HIS menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, kreativitas, dan pembentukan karakter,” jelasnya.
Sementara itu Hope Intercultural School sukses menyelenggarakan Discovery Day di North Campus, PIK2. Acara ini menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar, kurikulum, serta nilai-nilai pendidikan yang menjadi fondasi HIS.
Antusiasme tinggi dari para orang tua terlihat sepanjang acara, mencerminkan kepercayaan terhadap pendekatan pendidikan HIS dalam membentuk siswa secara holistik—head, heart, and hands. Banyak keluarga melihat HIS sebagai pilihan tepat untuk mempersiapkan anak menghadapi masa depan global tanpa kehilangan fondasi iman.
Selain itu, HIS juga menghadirkan Chinese Curriculum yang terintegrasi, dengan pembelajaran Bahasa Mandarin yang dirancang secara progresif. Mulai dari kemampuan komunikasi dasar hingga pemahaman budaya, program ini dipandu oleh pengajar berpengalaman dengan standar internasional, sehingga siswa memiliki bekal bahasa dan perspektif global sejak dini.
School System Coordinator Hope Intercultural School, Recky Rendy, menegaskan bahwa lingkungan belajar di HIS dirancang untuk mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. “Didukung oleh fasilitas modern seperti ruang kelas interaktif, collaborative learning spaces, serta sarana seni dan olahraga, HIS menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, kreativitas, dan pembentukan karakter,” jelasnya.
Sementara itu Hope Intercultural School sukses menyelenggarakan Discovery Day di North Campus, PIK2. Acara ini menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar, kurikulum, serta nilai-nilai pendidikan yang menjadi fondasi HIS.
Antusiasme tinggi dari para orang tua terlihat sepanjang acara, mencerminkan kepercayaan terhadap pendekatan pendidikan HIS dalam membentuk siswa secara holistik—head, heart, and hands. Banyak keluarga melihat HIS sebagai pilihan tepat untuk mempersiapkan anak menghadapi masa depan global tanpa kehilangan fondasi iman.
(nnz)
Lihat Juga :