President University Kukuhkan 3 Guru Besar Baru, Perkuat Kualitas Akademik dan Riset
Senin, 27 April 2026 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin lulusan President University memiliki ilmu, keterampilan, pengalaman kerja, serta terbiasa bergaul dalam lingkungan global. Mereka harus nasionalis, tetapi tidak sempit, dan memiliki wawasan internasional agar mampu mendorong kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan President University, Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, menilai capaian dalam melahirkan Guru Besar merupakan indikator penting kualitas akademik. Hingga saat ini, President University telah memiliki delapan Guru Besar, sebuah pencapaian yang tidak mudah di tengah ketatnya persyaratan akademik di Indonesia.
“Kami berharap semakin banyak Guru Besar yang lahir dari President University, sehingga kualitas riset semakin berkembang dan President University dapat menjadi kebanggaan, bahkan menjadi ‘bunga’ yang tumbuh di kawasan Jababeka,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor President University, Handa Abidin menyoroti makna simbolis dari pengukuhan kali ini. Ia mengungkapkan bahwa salah satu profesor yang dikukuhkan, Prof. Jhanghiz, merupakan alumni President University angkatan pertama yang kini kembali sebagai profesor.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa President University tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan akademisi dari alumninya sendiri. Ia juga menyebut capaian tersebut menjadikan Prof. Jhanghiz sebagai profesor termuda di LLDIKTI Wilayah IV.
Menutup sambutannya, Rektor berharap kontribusi para Guru Besar dapat melampaui batas institusi dan memberikan dampak nyata bagi Indonesia maupun dunia.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan President University, Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, menilai capaian dalam melahirkan Guru Besar merupakan indikator penting kualitas akademik. Hingga saat ini, President University telah memiliki delapan Guru Besar, sebuah pencapaian yang tidak mudah di tengah ketatnya persyaratan akademik di Indonesia.
“Kami berharap semakin banyak Guru Besar yang lahir dari President University, sehingga kualitas riset semakin berkembang dan President University dapat menjadi kebanggaan, bahkan menjadi ‘bunga’ yang tumbuh di kawasan Jababeka,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor President University, Handa Abidin menyoroti makna simbolis dari pengukuhan kali ini. Ia mengungkapkan bahwa salah satu profesor yang dikukuhkan, Prof. Jhanghiz, merupakan alumni President University angkatan pertama yang kini kembali sebagai profesor.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa President University tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan akademisi dari alumninya sendiri. Ia juga menyebut capaian tersebut menjadikan Prof. Jhanghiz sebagai profesor termuda di LLDIKTI Wilayah IV.
Menutup sambutannya, Rektor berharap kontribusi para Guru Besar dapat melampaui batas institusi dan memberikan dampak nyata bagi Indonesia maupun dunia.
(nnz)
Lihat Juga :