IPK Bukan Segalanya, Vina Muliana Bocorkan Cara HR Menilai Calon Karyawan
Rabu, 06 Mei 2026 - 20:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga : Vina Muliana Membagikan Tips yang Perlu Disiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja di Era AI
Misalnya ketika ia melakukan seleksi pada kandidat dengan IPK di atas 3,5, maka hal tersebut menunjukkan bahwa kandidat tersebut memiliki manajemen waktu yang baik dan mampu memahami materi. Namun menurut Vina, angka tersebut tidak cukup untuk menggambarkan kualitas seseorang secara utuh.
Sebagai HR, Vina justru akan menggali lebih dalam saat proses wawancara.
“Saya akan tanya, ‘Selama kuliah ngapain saja?’ Karena IPK itu datangnya dari mana, itu yang penting,” katanya.
Selain itu, Vina mengatakan bahwa IPK tinggi bisa saja hanya menunjukkan bahwa seseorang fokus pada akademik semata, tanpa mengembangkan keterampilan lain. Karena itu, perusahaan kini lebih melihat keseimbangan antara akademik, pengalaman, dan kemampuan interpersonal.
Misalnya ketika ia melakukan seleksi pada kandidat dengan IPK di atas 3,5, maka hal tersebut menunjukkan bahwa kandidat tersebut memiliki manajemen waktu yang baik dan mampu memahami materi. Namun menurut Vina, angka tersebut tidak cukup untuk menggambarkan kualitas seseorang secara utuh.
Sebagai HR, Vina justru akan menggali lebih dalam saat proses wawancara.
“Saya akan tanya, ‘Selama kuliah ngapain saja?’ Karena IPK itu datangnya dari mana, itu yang penting,” katanya.
Selain itu, Vina mengatakan bahwa IPK tinggi bisa saja hanya menunjukkan bahwa seseorang fokus pada akademik semata, tanpa mengembangkan keterampilan lain. Karena itu, perusahaan kini lebih melihat keseimbangan antara akademik, pengalaman, dan kemampuan interpersonal.
(wur)
Lihat Juga :